01 Nov 2007 17:25:26 WIB,under category To Think Of (387 views)
Banyak orang mengharapkan kepastian dalam hidup. Ada yang menjadi PNS karena berharap masa depan mereka nanti terjamin dengan uang pensiun, ada yang menabung untuk hari tua mereka.. Semuanya nggak ada yang salah.
Yang salah adalah jika kita menganggap bahwa hasil perbuatan kita sekarang adalah suatu kepastian. Berharap bahwa pasti kita masuk surga, berharap bahwa kita pasti hidup bahagia dan berharap tentang lainnya.
Maka aku katakan kepadamu, satu-satunya kepastian dalam hidup adalah kematian. Nggak percaya? Mari kita ambil beberapa contoh.
Anda plorotin celana lalu nongkrong di WC. Adakah yang bisa menjamin bahwa setelah ngeden bermenit-menit maka hajat Anda akan keluar?
Anda menikah, lalu "tidur" dengan pasangan Anda. Adakah yang bisa menjamin Anda/istri Anda akan hamil dan melahirkan anak yang Anda idam-idamkan?
Pacar Anda kerja di pasar, lalu siang-siang Anda menyusulnya ke pasar untuk mengajak makan siang. Adakah yang bisa menjamin bahwa Anda akan bertemu pacar Anda? Adakah yang bisa menjamin bahwa Anda tidak akan mengalami sesuatu di jalan sehingga menghalangi rencana makan siang?
Namun kita tahu bahwa kita pasti akan mati. Ya, pasti mati.
Lalu apa point dari tulisan ini? He.he. gak ada yang penting kok. Cuma ingin mengajak Anda semua agar tidak terlalu banyak membahas kematian. Kematian sudah pasti datangnya, jadi ndak usah dibahas lagi.
Bahaslah kehidupan, bahaslah bagaimana kita mengisi kehidupan. Bahaslah bagaimana cara kita menghadapi kesialan dalam hidup. Susunlah rencana untuk membuat orang di sekitar Anda tersenyum. Nikmatilah kehidupan dengan melakukan hal-hal yang berguna bagi orang dan makhluk sekitar Anda.
Lalu bagaimana jika rencana Anda belum terlaksana namun Anda udah meninggal duluan? Atau baru separo jalan Anda udah dipanggil Yang Maha Satu?
Ya sudah, memang segitu aja jalan cerita hidup Anda. Mau protes?
-tikabanget-
01 Nov 2007 06:33:20eko
01 Nov 2007 06:39:26kata temen dolo:
"udud yo bakalan mati, ra udud yo bakal mati"
mending udud wae. ;))omith
01 Nov 2007 06:45:15hi sandals.. wa kemarin koq ga pake sendal siy pas ke muktamar bhi?? wkakakaks..
ga usah mikir soal mati .. yg penting dinikmati ae..
wokeh....ekowanz
01 Nov 2007 06:47:49lha ada yg namanya sama ama aq :p
salam kenal bang sandalyudhi
01 Nov 2007 07:04:03wes ngombe obat mbut ?rd Limosin
01 Nov 2007 07:07:12Yen, kok postingnya jadi gini?? Hm... ada rasa gak enak nih :Pagung
01 Nov 2007 07:57:21setuju...
jadi kapan nikah jeng ? biar bisa nikmati hidup ;))ayahshiva
01 Nov 2007 09:27:26kalo udah kebelet dijamin pasti keluar tuh (sensored) ***the kepiting
01 Nov 2007 10:00:01niy bocah tiba2 jd bgini???!!!??
apa akibat luw 'silaturahmi' ke TAMAN LAWANG kmaren jeng??
jangan2 gara2 di tongolin PANTAT sm tuh waria lo jd gini yen...
wkaakkakakkaa.....extremusmilitis
01 Nov 2007 10:46:58Tidak, tidak akan pernah ada yang pasti di dunia ini.
Yang pasti itu hanya ada pada-Nya ;)Mbah Darmo
01 Nov 2007 21:02:49Hidup Om Yes!! Hidup Om Yes!! Hidup Om Yes!! Hidup Om Yes!! Hidup Om Yes!!...detnot
01 Nov 2007 21:54:01*/masih belon percaya, kalo ini tulisan jeng sendal :Dfunkshit
01 Nov 2007 23:35:09*semoga ini bukan firasat sandal akan "kepastiannya"
woooooo
Yeni Setiawan
A happy living programmer and Opera (browser) lover. When you know me more, you will hate me more. Please beware..
No Copyright 2006 - 2008 sandalian.com. You're granted rights to use any resources from this place freely!
hihihi..