Untitled
Wake up! Stop your dream and just wake up! You’re made for none and you’re made for nobody!
I said to myself, in an early morning of independence day.
Wake up! Stop your dream and just wake up! You’re made for none and you’re made for nobody!
I said to myself, in an early morning of independence day.

Meskipun seumuran, ternyata hidupnya jauh lebih berguna daripada saya. Membantu manusia menyimpan kenangan, pekerjaan, pilem, game, program bajakan, program aseli, miyabi, ependi, maupun cuma sekedar dijadikan jam dinding atau hiasan tujuhbelasan (like my brother do, ndeso tapi yo ben, secara saya memang tinggal di desa)
Oh iya, sampai hampir lupa maksud penulisan kali ini. Compact disc pertama kali digunakan sebagai media penyimpanan album ABBA berjudul The Visitors pada 17 Agustus 1982.
Harga dia memang seiprit, tapi fungsinya.. itung sendiri what you can do using this damn thing. Sedangkan saya, apa yang bisa saya lakukan? *Sigh!*

Beberapa hari ini saya memperhatikan keanehan rambut saya. Seperti biasa, bangun tidur langsung meluncur ke kamar mandi. Di depan kamar mandi ada cermin, menyempatkan diri menjadi narsis.
Jadi rambut mekar ke kanan-kiri, tapi bagian atas roboh, engga ikut-ikutan menjulang. Mirip gambar kappa di atas.. Silahkan dicari sendiri gambar kappa yang lain di internet, banyak yang lebih jelek dan saya ngga tega memasangnya di blog ini, secara gambar tersebut diperbandingkan dengan diri saya..
Apa saya potong rambut agar lebih pendek ya? Tapi ada beberapa pihak yang menganggap tampang saya rada mendingan ketika rambut saya rada panjang, jadi gimana dong?
Mungkin saya perlu mempertimbangkan untuk memakai kupluk ketika tidur.. Tapi malah lebih serem, masa pas tidur tiba-tiba saya meraba-raba mencari kupluk lalu saya pakai?
Mampu beli hape harga jutaan, giliran disuruh beli software ngaku kere. Udah gitu ngajak jamaah pencuri untuk demo legalisasi tindakan ilegal mereka.
Pake ngata-ngatain Indonesia GO Stupid segala, DASAR PEKOK!
Semalam saya sedang nongkrong ama Anton, Mas Thomas dan beberapa temennya di angkringan Pak No, sebelah utara stasiun Tugu. Hingga kemudian gempa mengguncang, cukup lama untuk membuat semua orang sadar bahwa terjadi gempa.
Situasi menjadi sedikit panik, hampir semua orang mengeluarkan semua henpon-nya (banyak yang bawa henpon dobel) dan menghubungi orang-orang terdekat. Bisa ditebak, traffic komunikasi sempat macet dan berkali-kali mereka gagal menghubungi keluarga/teman/pacar mereka.
Berita tentang lokasi gempa, kekuatan gempa dll sudah beredar, namun saya ingin memastikan sendiri. Kebetulan saya berlangganan informasi gempa dari USGS, jadi setiap ada gempa akan ada email masuk ke inbox Yahoo saya. Saya keluarkan henpon untuk ngecek email di Yahoo, dengan sisa pulsa tidak sampai 200 rupiah, seharusnya masih bisa.
Berkali-kali saya coba konek pake GPRS, gagal terus. Network error katanya. Duh!
Saya jadi mikir, berarti teknologi seluler tidak bisa digunakan untuk keadaan kepanikan massal seperti ini. Lalu teknologi apa yang bisa saya gunakan? Tampaknya saya harus menyisihkan uang untuk membeli gadget yang “lebih berguna” di segala kondisi. Kentongan?
Luar biasa! Itulah yang terpikirkan pertama kali ketika membaca pengumuman yang dilempar Pak Onno ke sebuah milis:
Dalam Rangka Pameran RITECH EXPO 2007 Berlokasi di MGK Kemayoran Yayasan Airputih Pada Stand Nomor 43A Lokasi di Lantai 3 Akan mengadakan kegiatan gratis & tidak dipungut biaya Tgl 10 Agustus Jam 14:00-15:00 Demo Pembuatan Wajanbolic Oleh Onno W. Purbo + Tim Airputih Tgl 11 Agustus Jam 14:00-15:00 Demo Instalasi VSAT oleh Tim Airputih tempat terbatas))) .. cuma di gang di depan stand aja heheheh ..
Ha.ha. tertawa geli tapi juga salut! Hingga akhirnya ada email susulan yang menyatakan kesanggupan dari seseorang untuk mencarikan tempat yang lebih “layak” he.he.
Berdjoeang!
Setelah beberapa hari ini berkutat dengan Winbinder untuk membuat aplikasi selanjutnya, akhirnya tadi mulai menemukan titik terang kenapa window kedua tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Ternyata, Winbinder yang bisa membuat aplikasi desktop menggunakan bahasa pemprograman PHP ini belum support dengan MDI, jadi nantinya saya akan merubah tampilan aplikasi tersebut.
Penasaran dengan aplikasi tersebut? Tunggu saja tanggal mainnya. Tengkyu buat Kang Kiyat yang udah membantu bikin spare part-nya pake Delphi ^_^
Malam ini masih ga bisa tidur, padahal sudah dari jam 10 berusaha mencapekkan mata dan otak dengan segala cara. Namun setiap memejamkan mata untuk mencapai tidur, maka otak otomatis bekerja dan mata langsung menyala.
Mencoba menyelami.. kupejamkan mata dan ingin kulihat arti semua ini. Namun yang kulihat hanyalah tangga melingkar di suatu lorong, dan aku menuruninya. Namun tangga itu seperti tidak mempunyai ujung, dan aku masih saja menuruninnya.
Tuhan, apa kamu ingin aku mempunyai tujuan dalam hidupku sehingga kau perlihatkan kepadaku suatu tangga yang maha panjang dan tanpa akhir?
Untuk gambar yang mengandung bidang transparan, umumnya kita menggunakan file gambar berformat GIF. Namun sayangnya GIF hanya bisa transparan saat berada di atas satu warna yang solid. Ketika berada di atas dua warna atau gradien, GIF akan meninggalkan halo seperti bercak-bercak yang tidak sedap dipandang.
Untuk mengatasi hal ini, kita bisa beralih ke file PNG yang lebih ampuh untuk gambar yang mengandung transparansi. Namun sayangnya, Internet Explorer tidak mendukung transparansi PNG, duh! Alih-alih transparan, malah akan muncul warna aneh yang tentu saja akan menghancurkan desain.
Sudah lama saya mengetahui bahwa penyakit ini bisa disembuhkan dengan javascript, namun baru sekarang menyempatkan diri mencari obatnya setelah tadi kangdiman bertanya kepada saya. Ok berikut ini obatnya:
Script tersebut diapit dalam IF tujuannya adalah agar hanya dijalankan saat dibuka menggunakan Internet Explorer. Eh ngomong-ngomong, sandal saya di bawah masih jelek yah di IE ^o^