Follow me not!


They’re talking about her

29 November 2007 17:57:10 WIB, under category Gak Penting

Meskipun statusnya bisa dibilang sebagai new kid on the blog, namun kehadirannya sempat membawa kehebohan, kalau tidak mau dibilang kericuhan. Dan harus saya akui, fenomena yang saya belum pernah nemu sebelumnya. Seluruh penganut aliran blog current issues pasti mengetahui akan hal ini.

Dan saya yakin, ada di antara bloger senior yang agak terganggu dengan kehadirannya. Kenapa dia yang baru datang lebih dielu-elukan oleh masyarakat dibanding dirinya yang sudah eksis sedikit lebih lama, dan pernah terkenal pula. Maka saya katakan kepadamu yang sakit hati, seperti inilah dunia. Mau gak mau harus kita terima.

Dan amazingly, dalam semalam dan hari ini ada 3 pesan yang saya terima melalui Y!m sebagai berikut. Nama mereka sengaja saya mozaik biar kliatan seperti JAV biar mereka nggak terkenal.

chat 1

chat 2

chat 3

Para senior, mohon jangan tersinggung, ini cuma kejadian biasa kok. Mungkin seperti kepindahan makhluk halus ke suatu STM/SMK ^_^


The Morning Dew

WIB, under category Gak Penting

Setelah semalam tertidur di sofa depan tivi, di kantor, maka pagi-pagi buta pun saya pulang. Jam 03.30 dari kantor, lalu meluncur menuju angkringan tugu untuk sekedar mencari teh hangat dan mencari ide-ide yang beterbangan bebas di udara. Sampai di angkringan tugu, Mas Ndut udah corat-coret kertas, menghitung penghasilan malam ini. Sementara mas satunya udah asyik nyuci semua gelas yang ada. Sudah tutup sodara-sodara.

Udah terlanjur sampai sana, akhirnya ngobrol-ngobrol bentar ama Mas Ndut sampai jam 4. Kemudian meluncur pulang lewat Gowongan Kidul, lalu ke utara ke arah Jalan Diponegoro lalu belok ke timur menuju perempatan Tugu.

Menikmati pemandangan Pasar Kranggan di dekat perempatan Tugu sangat menggairahkan. Betapa pada suatu pagi-pagi buta, mereka sudah sepenuh hati menjalankan pekerjaan mereka. What a great people.

Tiba-tiba saya teringat keramaian satu lagi yang bisa saya temui, yaitu pasar tiban di Jalan Magelang, sebelah utara Jogja-Jogja. Di sepanjang trotoar terdapat penjual aneka makanan tradisional, melimpah ruah! Anda bisa menemukan banyak jenis makanan di sini, tentu saja dengan harga yang aduhai.

Sebetulnya pasar ini ditujukan kepada pedagang makanan yang membeli borongan dari sini untuk dijual kembali secara eceran. Namun kita selaku penikmat juga diperbolehkan membeli secara eceran. Maka sebaiknya beli eceran saja agar bisa membeli banyak item sehingga tidak banyak makanan yang tersisa nantinya.

Ah iya, saya ingat punya janji dengan seseorang untuk mengunjungi pasar makanan tradisional ini, kapan kita kesana Jeng?

Lalu kuda saya pacu ke utara, ke arah ringroad. Samar-samar mata saya menangkap keramaian, pedagang makanan tradisional lagi kah? Oh ternyata bukan, mereka adalah sekumpulan penikmat udara malam yang sepertinya baru saja menghabiskan malam mereka di Liquid.

Ketika sampai di perempatan lampu merah (ringroad) saya melihat dua cewek berboncengan naik motor, sepertinya mereka habis dari Liquid. Sang boncenger sesekali memegang-megang bagian perutnya, entah apa yang dia lakukan. Ketika lampu sudah hijau dan motor bergerak, saya membuntutinya. Lalu tampaklah apa yang dia sembunyikan di dalam kaosnya, sebotol Jack Daniels. Haduh, apa ga ada minuman yang lebih keren sih? Sebotol lapen atau ciu pasti lebih tampak keren dibanding sebotol JD yang harganya naudzubilah itu.

Lalu sampailah saya di kost, dan menulis dalam keadaan setengah sadar gini.. Ngantuk tapi males untuk tidur lagi, sementara pakaian kotor sudah menunggu untuk dicuci..

Selamat pagi saja semuanya ^_^


3 x 36 x 3 x 12

28 November 2007 18:04:42 WIB, under category Sejarah Keren

Nikon FM 10
Beberapa tahun yang lalu, setelah lulus SMU saya bekerja di studio foto kecil bernama Margo Foto kepunyaan Pak Margo, masih mempunyai hubungan family dengan keluarga saya meskipun rada jauh.

Selain menerima orderan foto pernikahan, pesta, rapat, kematian atau apapun, Margo Foto juga menerima order pas foto untuk sekolahan. Biasanya order pas foto ini ramai ketika musim awal tahun ajaran baru dan akhir tahun ajaran.

Suatu ketika, sepulang memotret di beberapa SD dan beberapa SMU segera saya sarangkan Nikon FM 10 yang waktu itu saya pakai. Lalu masuk ke “ruang sakral” seluas 1.5 x 1.5 meter. Ruangan tersebut digunakan untuk mencuci dan mencetak foto hitam putih. Untuk foto warna, biasanya kami lemparkan ke studio foto yang lebih besar dan mempunyai alat yang lebih canggih.

Hari itu, target 3 rol filem hitam putih harus dicuci dan dicetak. Maka setelah ketiga rol tersebut saya “cuci” dan dikeringkan, segera saya siapkan kertas foto dan cairan-cairan ajaib untuk membuat keajaiban.

Dalam hitungan kasar, satu rol film berisi 36 frame. Namun pada kenyataannya kadang mencapai 39 bahkan 40 frame. Satu frame-nya memuat 3 gambar anak SD (sekolah di desa umumnya menggunakan cara ini, satu frame untuk 3 orang anak. Menghemat pengeluaran). Lalu tiap anak harus dicetak 12 lembar.

Pencetakan foto masih menggunakan cara manual. Saya nggak tau apa nama alat berbentuk tabung dengan cahaya lampu di dalamnya. Yang saya tahu saya harus meletakkan negative film di ujung bawah yang terdapat lensanya. Taruh kertas foto di bawahnya lalu nyalakan alat ajaib itu beberapa detik.

Setelah itu, kertas foto harus saya cemplungkan ke dalam baskom berisi cairan pengembang, ditunggu beberapa saat sampai gambar demit atau apapun yang nongol di sana mencapai ketajaman yang cukup dan harus cepat-cepat saya pindahkan ke cairan yang berfungsi menghentikan proses penampakan tersebut. Setelah beberapa saat barulah saya pindah ke dalam baskom berisi air bersih untuk menghilangkan semua pengaruh cairan ajaib.

Setelah mengerjakan 3 rol film yang masing-masing terdiri dari 36+ frame, dan tiap frame terdiri dari 3 gambar anak sekolah, lalu tiap gambar anak sekolah harus saya cetak 12 lembar, maka terkaparlah saya diruangan sempit dan remang-remang merah itu.. Tertidur beberapa saat hingga terbangun gara-gara Pak Margo gedor-gedor pintu karena saya tidak menjawab panggilan beliau.

Oh iya, waktu itu saya termasuk orang sakti keturunan Rayden sang Dewa Petir. Betapa tidak, saya termasuk orang-orang yang mampu menjual kilat!


The Girl From Ipanema

WIB, under category Gak Penting

Ga tau kenapa lagu ini mendapat tempat di otak saya, namun serasa lagu ini mempunyai kekuatan mistis yang membuat saya selalu ingin mendengarkannya lagi dan lagi.

Seperti malam tadi, saya juga bermimpi soal lagu The Girl From Ipanema ini. Jadi dalam mimpi, saya sedang makan dengan seseorang (lupa siapa orangnya) trus datanglah seorang pengamen. Eh iya, pengamennya ini pengamen sungguhan. Dalam artian, dia bener-bener ada di dunia nyata. Dulu pas sedang makan bakso ama anak-anak dweb di Jalan Kaliurang, pengamen ini menyanyikan lagu Solamente Una Vez.

Nah, di dalam mimpi tadi sang pengamen ini langsung memetik gitarnya dan menyanyikan lagu The Girl From Ipanema. Wow, langsung saja saya sodorkan uang dalam jumlah rada gede dibanding kebiasaan saya ketika memberikan donasi kepada pengamen yang saya temui.

Benar-benar mimpi yang aneh.. Lalu bangun tidur, langsung saja saya puter lagu ini di Winamp ^_^

Jika Anda penasaran dengan lagu ini, silahkan menuju halaman Wikipedia atau streaming lagunya dari Youtube.


Solusi SMS Jadwal Bioskop Non-Mentari

26 November 2007 14:11:00 WIB, under category PHP

Pada tulisan sebelumnya, tentang script SMS jadwal tayang bioskop 21, banyak komentar yang menanyakan solusi bagi operator seluler non Mentari. Untuk kartu Matrix, Anda bisa menggunakan libmatrixsms instead of libmentarisms. Silahkan diubek-ubek saja, bukan script yang rumit kok. Dan cara pemaikaiannya pun relatif mudah, ada contoh yang disertakan.

Lalu bagaimana dengan pemakai AS, XL, Simpati atau yang lain? Tenang saja, ada cara cukup mudah kok untuk melakukannya.

Silahkan Anda yang tidak memakai Mentari maupun Matrix iuran untuk beli kartu perdana Mentari. Setelah itu, silahkan mendaftar ke klub-mentari.com dan rubah scriptnya agar mengirim sms ke semua peserta iuran tersebut.

Kebetulan SMS gratis dari klub-mentari.com jumlahnya adalah 10 buah SMS per hari, jadi Anda bisa mencari kelompok sebanyak 10 orang. Tinggal iuran Rp. 1000,- per orang lalu beli perdana Mentari. Mudah sekali bukan?


Script SMS Jadwal Tayang Bioskop 21

23 November 2007 21:56:10 WIB, under category PHP

Saatnya sharing script yang akan otomatis mengirimkan SMS ke nomer henpon kita setiap pagi yang berisi jadwal tayang bioskop 21 Yogyakarta. Saya belum nyoba untuk kota lain, silahkan dicoba saja ganti URL dengan URL kota lain.

Script ini memanfaatkan libmentarisms untuk mengakses klub-mentari.com, jadi Anda harus punya account di sana jika ingin memanfaatkan script ini. Saya lupa di mana mendapatkan libmentarisms, namun di dalam script tersebut terdapat alamat email penulisnya. Silahkan hubungi langsung penulisnya jika ada komplain.

Scriptnya bisa Anda lihat di http://sandalian.com/code/sms-jadwal-bioskop.phps. Silahkan dicopy, lalu dirubah beberapa parameter. Terutama bagian username dan password Anda di klub-mentari.com, juga nomer telepon Anda.

Selanjutnya, taruh script tersebut di dalam webhosting Anda. Dalam contoh, saya taruh di /public_html/grabber. Lalu tinggal seting Cron sebagai berikut:

Setingan cron

Saya pilih jam 21 karena server saya kebetulan berada di luar negeri, jadi harus saya sesuaikan agar terkirim pada jam 10 pagi WIB.

Untuk uji coba, silahkan dicoba dulu akses script tersebut melalui browser langsung. Tentu saja ekstensinya bukan .phps melainkan .php agar bisa dieksekusi oleh server.

Semoga bermanfaat!


Bad Job, Cron!

WIB, under category Programming

Secara semua orang mempunyai hasrat untuk menjadi penguasa, atau minimal berkuasa terhadap sesuatu, maka demikian pula saya. Untuk memenuhi hasrat menjadi penguasa yang dilayani oleh ajudan-ajudan, maka saya ciptakan ajudan-ajudan yang melayani beberapa kebutuhan saya.

Salah satu ajudan saya adalah script yang akan mengirim SMS ke henpon saya setiap jam 10 pagi berisi daftar pilem yang diputer di 21 Yogyakarta. Meskipun ndak begitu hobi nonton (ya, saya hanya nonton pilem yang bener-bener qualified menurut saya), tapi ndak ada salahnya mendapat laporan setiap pagi. Jadi kalo ada yang nanya pilem hari ini, bisa tau he.he.

Tapi pagi ini, SMS itu datang dengan isi kosongan. “Today: — Ketik CD dan kirim ke 5000, Program SMS Cinta Dhuafa“. Padahal harusnya antara kata Today dengan berisi daftar pilem yang maen hari ini. Ini pasti samting wrong..

Bentar lagi saya oprek, di antara kesibukan saya pecengas-pecengis nahan rasa mules di perut.. Salah makan kah saya? Kayaknya sih engga, mungkin salah posisi tidur.

Bagi yang menginginkan ajudan serupa, kapan-kapan saya posting scriptnya. Selamat hari Jumat sodara-sodari! ^_^


Cinta Itu Buta?

22 November 2007 13:20:46 WIB, under category Sejarah Gemblung

Anda pasti pernah mendengar frase tersebut, bahwa cinta itu buta. Namun bagi saya, frase tersebut 100% salah. Yang buta itu orang yang sedang jatuh cinta, cinta sendiri enggak pernah buta. Lalu tahukah Anda kenapa orang yang sedang jatuh cinta itu buta?

Ketika seseorang sedang jatuh cinta, maka di hatinya akan ada bara cinta yang menyala. Bara ini tentu saja menghasilkan produk sampingan berupa asap. Dan asap lalu bergerak naik menuju ke atas, dan sampailah ke mata orang yang sedang jatuh cinta. Dan saya yakin Anda semua akan tau akibat jika asap masuk ke dalam mata.

Itulah kenapa manusia yang sedang jatuh cinta bisa seolah buta, sehingga muncul pernyataan bahwa cinta itu buta.

Lalu kenapa orang yang putus cinta bisa gelap mata? Ini lebih masuk akal lagi. Karena bara cinta di hatinya tiba-tiba padam. Seperti bara api yang di siram air, maka asap yang keluarpun akan luar biasa banyaknya, dan naiklah asap yang banyak itu ke matanya sehingga menjadi gelap mata. Masuk akal bukan?

Silahkan jangan dipercaya analisa menyesatkan ini, karena saya mendapatkannya ketika masih SMP, setelah mendengar dan memperhatikan lirik lagu Smoke Gets In Your Eyes-nya The Platters.


Saya dukung Bersihar Lubis

WIB, under category Uncategorized

Tulisan ini sebagai reaksi atas tulisan Bang Aip Kurniawan, dan dengan ini saya summon Tukang Banner (agar melakukan tugasnya dalam tempo sesingkat-singkatnya).


Sandalian at Wordpress

21 November 2007 18:26:12 WIB, under category Berita

Dulu ketika blog ini mencapai masa kejayaan mengalami kejadian kehabisan benwit, maka untuk menyalurkan hasrat ngeblog saya buat blog sementara di blogspot. Ada beberapa hal yang sudah saya tulis di sana, dan rada rumit kalau harus memindah postingan tersebut satu persatu ke blog ini. Yeah, it’s not a wordpress engine :p

Lalu saya sempat membuat sub-domain untuk nge-klaim nama saya di wordpress.com, dan jadilah blog sandalian di wordpress.com. Lalu malam ini, sambil nahan kebelet pipis karena toilet kantor masih ada yang pakai, saya import postingan dari blogspot ke sandalian.wordpress.com. Iyes! Toilet sudah kosong! *ngacir ke toilet*


Older Posts »