Bagi yang mengenal saya secara langsung, bukan hanya lewat internet apalagi SMS, kemungkinan besar akan menganggap saya makhluk penyendiri, anti sosial. Ngga ada salahnya, namun juga ada nggak benernya.
Saya masih menikmati kehidupan sosial, but I’m not that social. Saya menikmati kebersamaan ketika berkumpul dengan orang banyak, apalagi ketika acara makan-makan. Namun rasa nyaman itu tidak berlangsung lama. Ketika sekelompok manusia sudah mulai bersenang-senang, maka mereka akan kehilangan kontrol, mereka akan merasa bahwa di dunia hanya ada mereka.
Pada titik itulah saya harus menarik diri, meskipun bukan penarikan diri secara fisik. Saya merasa harus tetap menjaga kesadaran diri sementara yang lain sedang bersenang-senang. Untuk apa? To take care of them.
Seperti halnya segerombolan banteng sedang merumput di savana, maka saya akan mundur dan sedikit menjauh dari gerombolan. Bukan untuk menjauhi gerombolan, tetapi untuk mengawasinya. Sehingga ketika ada singa yang mendekati gerombolan, saya bisa mengetahuinya dan mengingatkan gerombolan saya agar segera pergi.
Seperti ketika pestablogger kemarin, sementara yang lain menikmati euphoria mega kopdar tersebut, saya memilih menikmati obrolan ringan bareng Pitoe. Bukannya saya tidak menikmati momen tersebut, saya sangat menikmatinya. Tapi luapan energi sebesar itu, saya gak berani masuk karena akan mengacaukan energi saya.
Saya gak ingin terseret ke dalam euphoria itu, maka saya menjaga jarak. Biarlah saya menikmati euphoria itu dari luar, karena dari luarlah bentuknya terlihat indah di mata dan hati saya.
Jadi kepada siapapun Anda yang mengenal saya secara langsung (bingung nih milih kata-katanya. Mengenal secara fisik, kok kesannya gimana..), here I am. Begini apa adanya. And I don’t think I need to apologize for being different. I love ye all! ^_^

Barusan dari warung, sempat ngobrol sebentar dengan Bu Kardi, pemilik warung. Beliau mengeluh tentang mahalnya harga sayuran saat ini. Kol yang perkilonya mencapai Rp. 5.500, kacang panjang yang satu ikatnya mencapai Rp. 5.000, atau tomat yang mencapai Rp. 8.000 per kilo. Semua gara-gara musim hujan, sehingga pedagang hanya mengambil sedikit barang karena takut tidak laku lalu membusuk dan tidak bisa dijual keesokan harinya. Suddenly, saya teringat ibu di rumah..
Apa kabarmu di rumah wahai ibuku? Semoga ada sayuran di sawah yang bisa diambil dan dimasak. Atau semoga ada sayuran di pekarangan yang bisa dipetik. Kalaupun nggak ada, ambil saja daun ketela di halaman belakang Budhe sebelah rumah, lalu dimasak brambang asem yang rasanya pedes-pedes kecut itu..
Akhir-akhir ini saya menyadari bahwa sangat menjengkelkan ketika saya membaca RSS feed di RSS reader saya (pake browser Opera, yeah!) dan hanya nemu satu “paragraf pemancing” yang bertujuan agar kita tertarik untuk nge-klik link tersebut dan menambah traffic ke situs/blog penyedia bacaan. Lebih-lebih, RSS feed yang hanya menampilkan judul postingan!
Maka dengan ini saya rubah RSS feed di blog ini agar menampilkan full konten, bukan satu paragraf lagi. Dengan tujuan agar Anda ga usah repot-repot mengunjungi blog ini sekedar untuk membaca tulisan saya yang kurang berguna ini.
Bukankah hal ini akan mengurangi trafik the.sandalian.com? I don’t care. Saya yakin full konten di RSS feed adalah jauh lebih baik daripada RSS yang hanya menampilkan seucrit informasi.
Seperti kata Jalaludin Rumi, “sesuatu yang tampak indah itu bisa jadi hanyalah kulit kerang yang bertebaran di pantai, tetapi kosong, tanpa mutiara di dalamnya“. Jadi jika ingin mutiara, jangan cari kulit kerang. Menyelamlah ke dasar samudera dan di sana banyak kerang yang masih menyimpan mutiara.
Apa hubungan petikan tulisan Rumi dengan dunia blog? Trafik itu nomer dua, menulislah yang bagus maka orang akan mencarimu. Selamat nge-blog semuanya! ^_^
Note:
Sebagai efek samping, mungkin RSS reader Anda akan mendownload beberapa item yang sudah kedownload sebelumnya. Atas hal ini, salahkanlah RSS reader Anda :p
Fajar ini, entah kenapa saya menjadi takut.. Suatu ketakutan akan sikap saya, ketakutan tanpa dasar yang jelas. Setelah beberapa hal serius yang saya tuliskan di blog ini, saya takut semua itu hanya akan berhenti sampai kata-kata saja, tanpa ada perwujudan yang jelas dalam sikap dan tindakan saya. Daripada hanya berhenti pada kata-kata, bukankah lebih baik jika kata-kata tersebut tidak ada saja?
Hari ini tanggal 14 November, ketika melihat kalender saya merasa hari ini adalah hari yang istimewa. Padahal tanggal ini bukan tanggal ulang tahun seseorang yang saya kenal.. Ataukah pertemuan antara angka 14 dan bulan November menjadikannya suatu harmoni yang indah? Selamat tanggal 14 November kalau begitu ^_^
Tenang saja, saya tidak membicarakan soal penutupan blog :p
Kalau boleh saya tanyakan ke Anda semua, apa alasan Anda berbuat baik? Apa alasan Anda beribadah, sedekah, dan menolong orang lain? Kalau jawaban Anda adalah supaya masuk surga, maka ijinkanlah saya berdoa semoga Anda secepatnya mati, lalu masuk surga.
Saya jahat? Jelas tidak. Bukankah saya berdoa agar keinginan Anda cepat terkabul? Justru yang sadis itu kalau saya berdoa agar Anda panjang umur, karena hal ini akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk mengumpulkan beberapa dosa sehingga akan mengganggu proses pemasukan Anda ke dalam surga. Hayo, masih nuduh saya sadis?
Dalam rangka keinginan masuk surga inilah, ada kalanya manusia melakukan hal-hal yang kurang pas. Ketika ada orang yang jahat, hati Anda mungkin akan mengutuk “Silahkan saja jahat ke aku, kalau masuk neraka tanggung sendiri, rasain!“. Lha, pengen masuk sorga kok pake ndoa’in orang masuk neraka?
Kadang ada pula yang beranggepan, “biarlah orang lain mo ngapain, yang penting aku bisa masuk surga“, lha kok kesannya egois banget.
Sodara-sodariku semua, menurut saya, jika kita melakukan hal-hal baik hanya demi masuk surga, maka kita telah memperlakukan Tuhan layaknya seorang pedagang dan memposisikan diri kita sebagai pembeli. Tuhan jual surga, dan kita membelinya dengan perbuatan baik kita.
Hal seperti ini ndak bisa masuk di otak saya. Bagi saya, Tuhan itu posisinya di atas kita, harga mati, mutlak. Jadi apapun tergantung kehendak Dia. Kalau Dia pengen saya masuk neraka, meskipun saya sudah naik haji 40 kali, sedekah sampai saya kere, sholat malam sampai jidat saya kayak ikan louhan, maka tetap masuklah saya ke neraka.
Lalu akan ikhlas-kah kita jika oleh Tuhan ternyata kita dilempar ke neraka, sementara semasa hidup kita sudah beribadah sekuat-kuatnya? Seharusnya sih, kalau kita nganggep Dia sebagai Tuhan, sebagai Raja kita, maka kita harus ikhlas dengan segala yang Dia berikan, termasuk neraka sekalipun.
Kalau masih tetap mengharap surga, lha ini namanya belum sepenuhnya nerima Dia sebagai Tuhan. Kita masih mengedepankan ego kita, bahwa kita telah berbuat baik maka Tuhan harus menggantinya.
Ng… saya ndak bermaksud memprovokasi Anda lho ya. Saya cuma menuliskan pemahaman saya tentang Ketuhanan. Tentang posisi saya sebagai hamba, dan posisi Dia sebagai Raja saya. Kalau Anda beda persepsi, silahkan banget.
Eh iya, tadi Anda jawab Anda berbuat baik karena pengen masuk surga kan? Maka sekali lagi saya doakan semoga Anda cepet mati dan kemudian masuk surga.
Ah betapa baiknya saya..
Tadi pagi siang saya mendapatkan link dari Boing-Boing tentang Kepolisian Italia (namanya Polit bukan ya?) yang menemukan dokumen dari salah satu petinggi Mafia Italia alias Cosa Nostra saat dilakukan penggrebekan. Dokumen tersebut berisi sepuluh aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh anggota Mafia.
Hebatnya, sebagian besar isi peraturan tersebut mewajibkan anggota Mafia untuk memperlakukan istri sendiri dan istri sesama anggota Mafia dengan sebaik-baiknya. Berikut isi peraturan yang disebut sebagai The Ten Commandments of the Mafia. Saya biarkan tetap sebagai bahasa Inggris agar Anda bisa menafsirkan sendiri. Soale Bahasa Inggris saya berantakan T_T
- No-one can present himself directly to another of our friends. There must be a third person to do it.
- Never look at the wives of friends.
- Never be seen with cops.
- Don’t go to pubs and clubs.
- Always being available for Cosa Nostra is a duty – even if your wife’s about to give birth.
- Appointments must absolutely be respected.
- Wives must be treated with respect.
- When asked for any information, the answer must be the truth.
- Money cannot be appropriated if it belongs to others or to other families.
- People who can’t be part of Cosa Nostra: anyone who has a close relative in the police, anyone with a two-timing relative in the family, anyone who behaves badly and doesn’t hold to moral values.
Tanpa bermaksud menganggap bahwa Mafia adalah tokoh jahat dan rendah, saya ingin bertanya kepada Anda. Kurang alasan apa lagi sehingga Anda tidak menghormati wanita Anda?
Ya, cuma sepotong malam. Nggak penting-penting banget, jadi ndak usah dibaca juga ndak papa. Jadi ceritanya anak-anak kost ngajak maen bilyar, trus secara memang sudah lama gak kumpul-kumpul maka saya ikutan juga ke Centro.
Di Centro, bingung mo minum. Secara greensand botol kecil favorit saya ndak tersedia, akhirnya dipilihin mbaknya minuman bernama VOC. Rada aneh juga minuman berbau-bau nama kumpeni itu, untung mbaknya senyumnya renyah, jadi pas mbaknya milihin minuman itu saya pasrah saja.
Minumanpun datang, ternyata sejenis kopi dengan cream dan satu buah chery merah sebagai topping di atasnya. Lha ya jelas, mosok topping di bawahnya?
Buruan saya sambar cherry-nya sebelum nyodok bola (karena saya yakin pasti akan disambar ama anak-anak pas saya nyodok), lalu minum sesruput. Rasanya asyik.
Abis nyodok saya sruput lagi, kok rasanya aneh? Anak-anak pada pecengisan.. Ealah, jebulnya (bahasa mana ini) sama si Kiting dituangin bir bintang ke dalam gelas VOC saya.. Hiks.. rasanya jadi aneh T_T Tapi mau gak mau, tetep aja saya sruput meskipun rasanya jadi amburadul.
Beberapa jam kemudian pesen minum lag. Lha kok akua juga ndak punya.. Akhirnya pesen jus melon… Trus liat kokakola so Fauzi, langsung samber dan jadi deh jus melon gembira
Udah gitu aja? Udah aja yak, daripada bosen bacanya. Saya pengen lebih banyak nulis sual script, di mana saya bisa bicara sedikit lebih banyak.
Saya yakin ada di antara sampeyan pembaca blog ini nganggep tulisan ini tulisan abegeh. Ya gak masalah, orang saya gak cari sensasi kok.
Okay, time to sleep. Secara besok saya akan maen ke Kulonprogo. Nengok rumah temen saya dan hutan yang dimilikinya. Pengen ikut? Ndak usah aja ya, lagi ndak pengen diikutin siapapun, termasuk demit-demit yang biasanya ngikutin saya.
Emang ada demit yang suka saya?
Jangan menghina dong, yang suka saya tu ndak hanya manusia. Demitpun ada yang sampe rela meluk saya pas saya mau beli tiket di stasiun Gambir, hingga saya sesak napas he.he.
Tenang saja, saya bukan orang dengan indera keenam dan mampu melihat demit. Saya waktu itu hanya merasakan sesak nafas. Terus setelah pulang dari Gambir, barulah teman saya yang bisa ngelihat ngomong bahwa ada yang meluk saya.
Eh iya, barusan Kang Kiyat SMS nanya apakah saya sedang di angkringan tugu. Ketika saya balas bahwa saya rela menuju kesana jika dia emang mo kesana, eh malah dibales kalo dia akan langsung meluncur menuju Purwokerto. Woo dasar semprul
Hampir lupa.. Selamat Hari Pahlawan, sesekali saya pengen nongkrong di Taman Makam Pahlawan sambil browsing-browsing ^o^
Dulu saya pernah menulis script untuk download video dari Youtube menggunakan PHP. Namun beberapa hari belakangan, tepatnya beberapa hari sebelum PestaBlogger, Youtube merubah source code mereka sehingga script saya ndak bisa jalan. Lalu ada mas-mas bule yang komplain karena script saya ndak jalan he.he.
Untung pas di acara pestabloger saya ndak bawa notbuk, bisa-bisa saya coding pas Pak Menteri menantang para blogger membuat Mars Blogger Indonesia ^o^
Berikut ini script yang lama:[code]
function get_flv_link($string) {
if (preg_match('/\/player2\.swf\?(.*)", "movie_player"/', $string, $match)) {
$url = $match[1];
return 'http://youtube.com/get_video.php?'.$url;
}
}
?>
[/code]
dan berikut ini bug fix-nya..[code]
function get_flv_link($string) {
if (eregi("watch_fullscreen\?video_id=(.*)&title=", $string, $out)) {
$outdata = $out[1];
}
return 'http://youtube.com/get_video.php?video_id='.$outdata;
}
?>
[/code]
Perubahan minor, tapi cukup membuat pusing beberapa hari ini.. Bagi yang berminat, silahkan menuju ke halaman download ^_^
Script ini terinpirasi dari program semacam netcat, yang biasa saya gunakan untuk melakukan port scanning. Secara PHP mempunyai kemampuan untuk melakukan socket connection, maka PHP bisa digunakan untuk keperluan ini.
Dijalankan melalui modus CLI (command line) seperti:
c:\php\php.exe scanner.php 192.168.11.1 10 30
yang akan melakukan scanning pada IP 192.168.11.1 di port 10 sampai port 30.
[code]
//php port scanner
function scan($target, $portstart, $portend){
while($portstart<=$portend){
if($open=fsockopen($target, $portstart)){
echo "- $target:$portstart open..\n";
fclose($open);
}
else{
echo "- $target:$portstart closed..\n";
}
}
}
//CLI start here
ini_set("error_reporting", 0);
ini_set("max_execution_time", 0);
if($argv[1]&&$argv[2]&&$argv[3]){
scan($argv[1], $argv[2], $argv[3 ]);
}
else{
echo "Use: php.exe script.php hostname port_start port_end\n ";
echo "example: php.exe script.php yahoo.com 10 110\n ";
}
? >
[/code]
Semoga bermanfaat.