Follow me not!


Tempo memilih Bloger

29 February 2008 08:56:31 WIB, under category Uncategorized

Penyerapan kata blogger menjadi bloger atau memakai mentah-mentah dalam bentuk blogger adalah suatu pilihan. Namun aturan tidak tertulis di komunitas CahAndong menganjurkan anggotanya untuk menggunakan kata bloger agar lebih nge-soul. Kemudian diketahui juga bahwa Majalah Tempo memilih bloger daripada blogger.

Bagaimana dengan Anda?
Apapun pilihan Anda yang penting jangan berantem, jaga harmoni dan tetap nulis ^_^


MMS dari Tanah Suci

WIB, under category Gak Penting

Kemarin saya menerima MMS dari bloger yang tinggal tanah suci. Isinya cukup mengejutkan karena ternyata Sultan kita sudah pernah berkunjung ke tanah suci tanpa sepengetahuan jelata!

MMS dari tanah suci
Sekarang saatnya acara Anda Bertanya Sultan Menjawab..


Setan dan Tuhan di masa lalu

28 February 2008 02:43:34 WIB, under category To Think Of

Di sela-sela coding memerangi monster dan chatting, tiba-tiba saya kebelet pipis lalu segera menuliskan pesan brb ke lawan chatting di pelosok dekat Kaliurang sana dan meluncur menuju kamar mandi.

Sambil pipis, tiba-tiba datang serentetan dialog ke otak saya. Terekam dengan sangat bagus dan kemudian segera saya kembali ke meja dan menuliskan dialog tersebut sebelum saya lupa lagi.

S: Tuhan, sampeyan yakin jika manusia itu mau nyembah sampeyan nanti?
T: Ya terserah mereka, yang jelas aku buat mereka untuk menyembah aku
S: Ijinkan aku membantumu Tuhan
T: Piye?
S: Kita pura-pura musuhan saja..
S: Nanti akan keliatan siapa yang suka ama sampeyan dan siapa yang gak suka.

Tak lama kemudian beredar kabar bahwa Tuhan marah ama Setan karena gak mau nurut untuk nyembah manusia..


Kekayaan khasanah kata-kata di Jawa

27 February 2008 03:09:33 WIB, under category Sejarah Keren

Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa bangsa kita mungkin adalah bangsa yang cukup tua umurnya, telah ada sejak jaman Atlantis atau di jaman Nabi Nuh. Bahkan ada sebuah studi yang menghasilkan kesimpulan bahwa Adam dan Hawa pertama kali ketemu di bumi adalah di Tanah Jawa.

Maaf, saya tidak sedang menulis tentang Pulau Jawa yang kecil ini, melainkan Jawa di masa lalu. Di mana Sumatera dan Kalimantan serta pulau-pulau kecil lainnya masih menjadi satu kesatuan.

Kenapa saya beranggapan bahwa Bangsa Jawa telah ada sejak dulu kala? Tak lain dan tak bukan adalah karena kekayaan kosakata yang dimilikinya.

Sekedar contoh, kita ambil yang sepele yaitu untuk bau. Untuk menyebut suatu bau, semua begitu terdefinisi dan terklasifikasi. Seperti: mambu, badeg, kecut, penguk, sengak, prengus, tengik dan lainnya.

Kita ambil contoh lain, yaitu untuk menunjukkan lokasi. Berikut ini penyebutan suatu lokasi secara berurutan, dimulai dari jarak yang paling dekat ke jarak yang paling jauh: ning kene (di sini), ning kono (Di sana, seperti huruf o dalam perangko), ning kono (Di sana, sedikit lebih jauh. Seperti huruf o dalam kata balkon), ning kuono (di sanaaaaa, lebih jauh lagi. o seperti dalam kata balkon)

Lalu contoh lain lagi, yang paling menarik. Kita sangat kaya akan pisuhan! Dari Wiki CahAndong saja tertulis begitu banyak pisuhan. Belum lagi pisuhan-pisuhan kasar lainnya yang tidak tertulis, dan sepertinya akan terlalu kasar untuk ditulis.

Sedikit saya bahas soal kata “asu” yang artinya anjing. Kata tersebut mempunyai banyak varian, misalnya: Asu, asem, aseng, wasyu, huwasyu. Itu baru perbedaan secara tertulis. Bagi ahli misuh, kata “asu” sendiri akan terdengar berlainan kapasitasnya tergantung intonasi pengucapan.

Coba bandingkan dengan Bahasa Inggris, berapa banyak pisuhan yang mereka punya?

Dengan khasanah kata-kata itu, terutama varian yang banyak hanya untuk satu maksud (seperti kata mambu, badeg, kecut, penguk, sengak, prengus, tengik hanya untuk sebuah bau) rasanya sangat mustahil jika Bangsa Jawa ini adalah bangsa yang baru.

Proses terbentuknya kata mambu, badeg, kecut, penguk, sengak, prengus, tengik dll pastilah berasal dari perjalanan sejarah yang tidak pendek.

Nah, dengan kekayaan dan sejarah sepanjang itu masihkah kita harus takut ke negara yang hanya punya jagoan bernama Rambo?


Ketika misuh menjadi suatu sunah

26 February 2008 17:16:36 WIB, under category Gak Penting

Misuh itu dalam ajaran agama manapun pasti tidak diperbolehkan. Ajaran agama manapun pasti menginginkan umatnya berkata-kata yang baik dan enak didengar. Namun sayangnya ada beberapa kondisi di mana kita sudah tidak berkata-kata apalagi selain misuh, dan inilah yang saya sebut di mana misuh itu menjadi sunah untuk dilakukan.

Hari ini duit di kantong tinggal 4 ribu rupiah dan duit di ATM sama sekali tidak bisa dikeluarkan karena jumlahnya lebih kecil daripada jumlah terkecil yang bisa dikeluarkan oleh suatu mesin yang kaya itu, meskipun belum bisa disebut duitnya meteran.

Ada suatu rasa percaya diri bahwa hari ini saya akan mendapakan suntikan dana dari client yang melakukan re-design tampilan webnya. Lalu kemudian dapat kabar, bahwa sang client mendadak pergi ke Kamboja selama 10 hari. *glodak!*

Tiba-tiba di kepala sudah ada antiran kata-kata mutiara, mereka berbaris berjejalan saling dorong agar dikeluarkan lebih dulu.

Ah, saya sedikit menyesal terlahir di Bumi Jawa karena terlalu kaya akan khasanah pisuhan ini… (Suatu saat akan saya tulis tentang kekayaan khasanah kata-kata yang kita punyai.)

Meskipun sudah menjadi sunah, namun hati masih tidak rela untuk mengeluarkan barisan kata-kata yang sudah antri tersebut..

Kemudian teringat bahwa masih ada celengan recehan di internet tapi bingung bagaimana cara mencairkannya.

Untung ada seorang geekwati yang cantik dan baik hati yang bersedia menukar celengan virtual saya dengan duit beneran, sehingga saya bisa hidup lebih lama lagi dan kembali merubah level pisuhan itu menjadi mubah kemudian makruh.

Saya yakin Anda juga pernah mengalami kondisi di mana misuh menjadi sunah. Mari berbagi cerita ^_^


Capung?

WIB, under category Opera

Opera Dragonfly

Saya juga nggak tau ini apaan, tapi ada bocoran dari Opera Watch:

I won’t say quite yet, but I do think that, in my opinion, it is the most important project we have on going at the moment, and probably since I’ve been at the company. It won’t directly affect everybody, but will hopefully become invaluable for those that it does.

Maka ijinkan saya berprasangka bahwa ini adalah semacam tool untuk debugging HTML/CSS/Javascript yang menyerupai firebug atau mungkin lebih yahud lagi. Mari kita tunggu sang capung beraksi.


Jangan pakai Opera Mini..

25 February 2008 17:17:45 WIB, under category Opera

Tenang sodara-sodara, kali ini saya tidak akan meracuni pikiran Anda agar menggunakan browser Opera melainkan sebaliknya. Tapi tentu saja saya juga tidak akan menganjurkan Anda untuk menggunakan browser selain Opera wahaha..

Barusan saya iseng, pengen nampilin web favorit saya menggunakan Opera Mini. Web ini penuh dengan gambar karena jika penuh dengan tulisan maka akan jadi situs berita, sementara situs ini tentang nona-nona Jepun, negerinya Hiroko.

Tentu saja saya tidak akan gegabah membiarkan pulsa saya tersedot saat membuka situs yang penuh gambar seperti itu. Saya sudah pernah mengalaminya ketika membuka Google Map versi mobile, data counter yang tampil di layar berjalan cepat seperti argo taksi.

Lalu saya gunakan Opera Mini versi web (butuh Java untuk menjalankannya) dan saya ketikkan URL web favorit tersebut: gals.*******.ne.jp (URL lengkap ngga akan saya kasih :p)

Jreeeeng…

Graphis on Opera Mini

Yeah, sangat-sangat tidak nyaman saudara-saudara. Saya harus geser kanan kiri, atas bawah untuk memperhatikan gambarnya.. T_T

Belum lagi jika saya harus buka menggunakan henpon beneran, bisa mendadak kere pulsa. Ditambah mata saya yang sudah minus akan berlipat ganda dan greget yang didapatkan akan sangat kurang. Entahlah jika Anda hobi mengintip :p

Jadi, silahkan Anda pergunakan browser yang cocok kalo mo buka situs dengan banyak gambar seperti situs favorit saya di atas.


Keterbatasan dalam mobilitas

23 February 2008 10:22:37 WIB, under category Gak Penting

Saat ini sedang di bus menuju jakarta bareng-bareng ma temen-temen –backround musik: nothing else matter, apocallypse– dan teringat bahwa saya masih ada majalah php architect yang belum terbaca.

Kmaren saya coba copy ke mGooi dan buka menggunakan pdf viewer/reader yang ada tp ternyata sangat-sangat tidak memadai.

Selain ga semua bagian, terutama gambar, bisa dirender dengan baik, proses rendernya pun berjalan sangat lambat.

Apa seharusnya saya konversi ke jpg dulu ya? Atau ada alternatif pdf viewer/reader yang asyik untuk symbian?


Panduan pembakuan istilah komputer

22 February 2008 03:26:01 WIB, under category Sejarah Gemblung

Selama ini saya sering bertanya-tanya darimana asalnya kata download bisa berubah menjadi unduh, upload menjadi unggah dan lain sebagainya. Terus terang kata-kata itu terkesan wagu di telinga saya.

Barusan dapet link dari Super Pengki tentang panduan pembakuan istilah komputer berdasar Inpres tahun 2001 dan menemukan beberapa hal yang mengganjal, sangat mengganjal sehingga saya harus menyempatkan diri menuliskannya di blog ini sebelum saya berjibaku melawan monster binal lembur gawean.

Kata batch yang diterjemahkan menjadi tumpak, mouse menjadi tetikus dan lainnya terus terang membuat saya bertanya-tanya. Siapa yang membuat istilah-istilah itu?

Terlihat bahwa beberapa istilah sangat tidak konsisten dalam penggunaan kata. Misalnya adalah pada istilah capslock yang menjadi kancing kapital dan scroll lock yang menjadi kunci gulung, mengapa bisa beda?

Beberapa istilah merupakan terjemahan sedangkan beberapa lainnya entah darimana. Kenapa zoom berubah jadi zum? Kenapa tidak perbesar atau mungkin zam sekalian?

Well, jika Anda kebetulan termasuk yang ikut ambil bagian dalam proses pembuatan istilah ini, terus terang saya harus minta maaf karena saya tidak akan menggunakan istilah-istilah tersebut.


Penerjemahan web Opera ke Bahasa Indonesia

20 February 2008 05:01:14 WIB, under category Opera

Awalnya website Opera hanya akan diterjemahkan dalam Chinese, Russian, German, Polish, Korean, Hindi Japanese, Spanish dan Portuguese. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya Opera memutuskan untuk memasukkan Bahasa Indonesia ke dalam daftar!

edit: After considering your feedback and going over our plans, we’ve decided to add Indonesian to the list! Furthermore, with so many people volunteering to help with so many languages, we will see if we can find a way to accomodate more languages sooner. When we work something out, we’ll be sure to let you know.

Ayo buruan, bagi yang merasa mampu silahkan mengajukan diri untuk mendaftarkan diri sebagai volunteer dalam proses penerjemahan ini. Silahkan langsung menuju ke http://my.opera.com/translate/blog/community-translators

Yang perlu diketahui bahwa proses penerjemahan ini bersifat sukarela. Artinya penerjemah tidak akan dibayar untuk melakukan penerjemahan:

We can’t pay you, but we can provide you with special gear and you’ll be publicly recognized as a member of the team.

Meskipun sukarela, kalau Anda penggemar Opera, ayo rame-rame ikutan nerjemahin webnya agar Opera bisa digunakan oleh lebih banyak pemakai komputer di Indonesia.


Older Posts »