Setelah membabat habis partisi harddisk yang berisi Windows beserta partisi tersembunyi yang berisi installer Windows XP Professional bawaan mesin (OEM) dan menggantinya dengan si cantik nan langsing, Zenwalk, akhirnya saya coba menginstal Windows lagi. Namun kali ini bukan instal di harddisk melainkan di emulator.
Saya pilih emulator karena dual boot sangat merepotkan, masak saya harus restart dulu sebelum menggunakan OS satunya? Lalu saya pilih emulator gratis bernama Qemu sebagai uji coba dan dengan berbekal petunjuk dari Herr Hermann dari Jerman akhirnya saya berhasil menginstal Windows XP Home Edition di atas Zenwalk.
Menurut saya rada lama sih proses installnya.. Entah karena saya yang sudah keburu nafsu pengen lihat hasilnya ya?
Akhirnya, booting Windows!
Akhirnya saya berhasil masuk ke dalam Windows (gak ada screenshoot) dan ternyata lumayan lambat sodara-sodara.. Bukan solusi yang bagus jika bermaksud untuk memanfaatkan Windows untuk hal-hal yang produktif.
Jika masih penasaran tentang Windows di atas Linux, tunggu saja posting saya selanjutnya tentang pengalaman instal Windows di atas Linux menggunakan VirtualBox.
Baru saja saya menulis script kecil untuk mengambil gambar secara acak dari account Flickr saya. Script ini membutuhkan CURL dan tidak membutuhkan library XML apapun karena RSS feed dari Flickr saya perlakukan seperti file teks biasa.
Saya memanfaatkan fungsi yang pernah saya tulis sebelumnya, yaitu fungsi untuk mengambil konten suatu URL ke dalam suatu variabel:[code]
function get_content_of_url($url){
$ohyeah = curl_init();
curl_setopt($ohyeah, CURLOPT_RETURNTRANSFER, 1);
curl_setopt($ohyeah, CURLOPT_URL, $url);
$data = curl_exec($ohyeah);
curl_close($ohyeah);
return $data;
}
?>[/code]
Dan yang kedua adalah fungsi yang baru saja saya tulis. Fungsi ini akan membaca RSS feed dari account saya di Flickr lalu memilah-milah dan mengeluarkan satu link gambar saja:[code]
function flickrize($url){
$stream = get_content_of_url($url);
$datas = explode("\n",$stream);
Cara menggunakannya sangat mudah, hanya dengan memasukkan URL dari RSS feed saja. Silahkan Anda buka halaman Flickr Anda lalu view source dari halaman tersebut. Temukan bagian berikut:[code]
[/code]
Nah, link menuju RSS feed adalah http://api.flickr.com/services/feeds/photos_public.gne?id=94992356@N00&lang=en-us&format=rss_200. Mari kita gunakan dalam sampel:
Dan outputnya adalah http://farm1.static.flickr.com/43/79290443_6e9f8581f0_o.jpg, tinggal gunakan dalam tag IMG saja bukan?
Sebagai curhat colongan, script di atas saya gunakan dalam mainan saya yang baru di http://hi.sandalian.com. Desainnya ngambil dari desain web saya jaman jadul, antidiansastro.com (sudah mati). Selamat bersenang-senang ^_^
Sekadar ikutan Kang Paydjo saja. Saya sebut konsol karena bagi saya terminal itu tempat mangkal bus :p
Ini history sebagai root: root[sandal]# uname -a
Linux zenwalk 2.6.23.12 #1 SMP PREEMPT Wed Dec 19 14:34:44 CET 2007 i686 Intel(R) Pentium(R) M processor 1.73GHz GenuineIntel GNU/Linux
root[sandal]# history|awk '{a[$2]++ } END{for(i in a){print a[i] " " i}}'|sort -rn|head
102 cd
87 ls
47 netpkg
36 mount
22 ps
16 ping
11 whereis
11 rm
11 rdesktop
11 dmesg
Dan ini history sebagai user biasa:
sandal[~]$ history|awk '{a[$2]++ } END{for(i in a){print a[i] " " i}}'|sort -rn|head
41 su
22 cd
21 ls
13 rdesktop
5 ps
5 kill
3 wine
3 exit
3 cp
2 filezilla
21 April 2008 12:26:55 WIB, under category Sejarah Keren
Bukan tulisan tentang emansipasi dalam arti sebenarnya melainkan masih kelanjutan Road Show di Gunung Lawu kemarin. Di puncak Argo Dumilah itu kami merayakan datangnya sinar matahari sekaligus sarapan dengan menu Pisang Bakar/Panggang Keju.
Setelah pisang dikupas dan dibelah kemudian dipanggang beberapa saat hingga pisang berwarna kecoklatan..
Setelah pisang berwarna kecokelatan, segera angkat, potong-potong, siram dengan susu dan ditaburi parutan keju. Dan jadilah mahakarya itu..
18 April 2008 16:05:00 WIB, under category Sejarah Keren
Setelah kemarin saya menulis tentang Raspberry yang biasa saya temui di gunung-gunung yang pernah saya singgahi, kali ini saya akan bercerita tentang jenis berry lain yang saya temukan ketika jalan-jalan di Gunung Lawu tanggal 12-13 April kemarin. Di Gunung Lawu juga terdapat banyak raspberry namun kali ini saya ingin bercerita tentang berry lainnya saja. Maaf jika ukuran gambar terlalu besar, saya sudah berusaha mengecilkannya lho..
Berry jenis ini hanya saya temukan di antara Pos 1 dan Pos 2 di jalur pendakian Cemoro Sewu (Jawa Timur), mungkin juga ada di tempat lain yang saya tidak tahu. Saya ga tau ini jenis berry apa, tapi berry yang satu ini rasanya kurang begitu berair dan hanya terasa kecut/masam di dagingnya. Tidak ada cairan yang menyegarkan rongga mulut ketika di makan dan ukurannya bisa empat atau lima kali lipat ukuran buah raspberry dan berbentuk seperti strawberry.
Karena ukurannya cukup besar dan tidak begitu berair, saya rasa buah ini akan cukup membuat kita kenyang tanpa harus kembung. Tentu saja dengan catatan bahwa perut Anda tidak sensitif dan mampu menerima segala jenis makanan.
Dari empat gunung yang pernah saya singgahi (Merbabu, Lawu, Sindoro dan Sumbing) saya hanya menemukan jenis berry ini di Gunung Lawu. Maaf tangan saya di foto atas terlihat kotor, ga pake sarung tangan sih
Saya paling bahagia jika menemukan “ladang berry” ketika siang hari, karena saya bisa panen sepuasnya. Foto di atas adalah gambar “ladang berry” dan Ajeng yang sedang memetik berry langsung dari pohon kemudian langsung disantap. Sesekali kami juga gigit langsung dari pohonnya ha.ha.
Saya jadi teringat awal-awal hobi naik gunung jaman SMU dulu. Orang tua saya selalu khawatir dan membujuk saya untuk menjauhi hobi yang kata orang-orang berbahaya itu. Namun akhirnya saya berhasil meyakinkan ibu saya bahwa hidup dan mati ada di tangan Tuhan. Juga saya paparkan tentang jumlah kematian di jalan raya yang jumlahnya lebih banyak daripada jumlah kematian di gunung.
Eh, bukankah Gie juga mati di gunung? Meskipun belum jelas dia benar-benar jatuh karena kecelakaan ataukah dibunuh namun hal ini jadi membuat saya berpikir tentang kematian di gunung..
Tenang Mas, Mbak.. Saya tidak ada rencana untuk mati di gunung meskipun sebenarnya gunung adalah tempat yang indah untuk menyerahkan nyawa kembali kepada pemiliknya.
Yang jelas saya juga jengkel kepada seseorang yang bunuh diri dengan menenggak baygon di dalam tenda di puncak Gunung Lawu beberapa tahun yang lalu. Kalau mau bunuh diri mbok ya di tempat umum saja, biar ga terlalu merepotkan kala dilakukan evakuasi.
Barusan saya cek Dagdigdug.com (situs layanan blog lokal) dan memperhatikan keanehan di situ. Ketika saya perhatikan headernya, saya yakin Zam sudah berhasil menembus server Dagdigdug lalu memajang foto dengan style Zam Mode di situ. Mantab dab!
Gambar di atas adalah grafik penggunaan prosesor komputer ketika menjalankan Javascript Performance Testing di situs http://dromaeo.com. Sepintas terlihat bahwa Firefox mampu menjalankan tes tersebut dengan waktu paling cepat.
Tapi tunggu dulu, berikut ini adalah hasil ketika saya menjalankan tes ini:
Firefox 2.0.0.13 → 14432,20 mili second
Opera 9.24 → 7896,80 mili second
Internet Explorer 6 → Laptop hang!
Ketika menjalankan tes di IE6, mesin hang selama lebih dari dua menit dan terpaksa saya matikan IE6 dari Task Manager.
Lalu kenapa grafik Firefox terlihat lebih pendek? Menurut saya, hal tersebut dikarenakan Firefox memakan semua memori yang ada sehingga prosesor tidak menyisakan tenaga untuk menuliskan/menggambar grafik. Saya mengambil kesimpulan ini karena ketika saya menjalankan tes menggunakan Firefox, saya kesulitan untuk menjalankan aplikasi lainnya (megap-megap) sedangkan ketika menjalankan tes ini di Opera, saya masih bisa menggunakan aplikasi lainnya dengan lancar.
FYI, mesin yang saya gunakan untuk menjalankan tes ini adalah Intel Pentium M 1,73 Ghz dengan 1GB RAM. Silahkan Anda coba melakukan testing serupa dengan mesin dan browser kesayangan Anda ^_^
09 April 2008 12:44:54 WIB, under category Blog Update
Bukan berita penting, hanya untuk memberitahukan bahwa blog ini sedang ikut Annual CSS Naked Day yang tahun ini jatuh pada tanggal 9 April (tahun-tahun sebelumnya dirayakan pada tanggal 5 April).
Secara umum CSS Naked Day adalah kampanye penulisan web dan elemen-elemennya dengan semestinya. Sehingga tanpa desain sekalipun web kita akan tetap terbaca (dan seperti inilah cara search engine membaca konten di web kita). Happy CSS Naked Day!