Malam ini ternyata saya ketiban sampur dari Pito agar menuliskan beberapa hal tentang diri saya. Oke, here we go:
- I’m passionate about:
- Komputer
Bisa dibilang bahwa saya can’t live without it, tapi tetep saja saya masih akan bertahan hidup tanpa komputer. Saat ini saya bertahan hidup menggunakan komputer, mendapat kesenangan dari komputer dan banyak hal-hal lain yang membuat hari-hari saya tidak bisa jauh dari komputer.
- Buku
Buku itu saya sebut sebagai harta paling berharga. Meskipun saya tidak koleksi dan membaca buku sebanyak Pakdhe Zen atau Pito lakukan namun buku menempati posisi istimewa di hati saya. Dulu saya pernah mencanangkan program pembelian satu buku setiap bulan kepada diri saya sendiri namun ternyata urusan perut tidak dapat ditawar ha.ha.
- Wanita
Geez, this is the hardest past. Harta maupun kekuasaan bisa saya pastikan tidak akan menggoyahkan iman saya. Namun untuk urusan satu ini, saya nyerah. Tapi tetap saja Anda tidak akan bisa menyuap saya dengan wanita ketika saya menjadi orang penting di negeri ini. Karena saya memang kepengen menjadi orang penting :p
(more…)
Baru saja saya lihat di televisi tentang penggusuran rumah di Tuban, Jawa Timur dan ditampilkan reaksi tergusur yang mengamuk dan berteriak-teriak sekencangnya karena tidak terima rumahnya digusur:
“Aku ora terima omahku digusur! Iki lho sing arep mbok adepi! Aku, putune Mbah ****“
Yang kurang lebih artinya “Saya tidak terima rumah saya digusur! Ini lho orang yang akan Anda hadapi! Saya, cucunya Mbah ***” (maaf saya lupa nama Mbah yang disebutkan).
Kemudian saya teringat fenomena yang hampir sama di dekat tanah kelahiran saya, tepatnya di Desa Selo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. (more…)
Dari Pengki, saya mendapatkan link ke salah satu halaman WordCamp Filipina, disitu dituliskan salah satu definisi blogger. Iya, blogger dengan dua huruf “g”, karena bloger dengan satu huruf “g” adalah hasil utak-atik gak mutu ala Cahandong. Berikut cuplikan dari paragraf kedua:
It would have to be a place big enough to accommodate around 100 to 150 bloggers (blogger = person + Internet-enabled gadget).
Jadi satu blogger dalam hitungan mereka adalah satu orang beserta perlengkapan untuk online (misalnya mGooi) 
Jaman masih duduk di bangku SMP dulu, saya sering menemani Pandu nyegat angkot yang biasa dinaikinya untuk pulang ke rumah.
Syahdan, suatu hari ketika kami menunggu angkot lewat, ada seekor anjing yang berjalan dan mulai mengendus-endus pohon dan mengelilinginya. Dari gelagatnya tampak bahwa anjing ini berniat pipis. Pandu berkata kepada saya bahwa konon ada cara untuk mencegah anjing itu pipis. Karena sama-sama tak percaya, lalu kami berdua membuktikannya. (more…)
Malam ini, dua tahun yang lalu. Saya sedang tertidur lelap setelah semaleman maen bilyar. Anak-anak kost yang lain sedang asyik-asyiknya bermain game Age of Empire II, saling lawan via LAN. Saya ingat bahwa jumlah motor melebihi kapasitas kost-kost’an sehingga ada yang diparkir merintangi pintu kamar saya.
Dua jam dari sekarang, dua tahun yang lalu. Tuhan mengetuk pintu, bertanya, “siapa yang mengaku umatku?”. Bumi seketika sujud, mengabaikan apa yang ditanggungnya. Bumi hanya ingin sujud kepada Tuhannya, dan manusia saling gerak mencari selamat.

Dalam bagian-bagian akhir film Into The Wild, dikisahkan Supertramp kelaparan karena binatang-binatang di sekitar tempat dia bermukim sudah pergi/habis/pindah. Lalu menggunakan buku petunjuk tanaman dia berhasil menemukan beberapa tanaman yang bisa dimakan (edible) dan yang tidak bisa dimakan karena beracun (inedible).
Salah satu yang menarik perhatian saya adalah ketika Supertramp menemukan Viburnum Edule atau Squashberry. Entah kenapa saya selalu tertarik dengan berry. Apakah warna buahnya yang kemerah-merahan itu mirip dengan pipi wanita berkulit putih yang akan memerah ketika terkena sengatan mentari? Entahlah.
Di tanah kelahiran saya (Purwodadi) terdapat sebuah perlimaan (simpang lima) dengan sebuah tower PAM di tengahnya dan dikelilingi oleh taman serta trotoar yang melingkari taman tersebut. Juga ditanami pohon cemara (atau pinus?) di sekeliling taman yang membuat suasana menjadi teduh dan nyaman. Setiap pagi dan sore trotoar tersebut digunakan untuk jogging oleh penduduk sekitar.
Suatu hari ada cabang cemara/pinus yang patah, jatuh dan menimpa pejalan kaki yang sedang berjalan di trotoar tersebut. Kabarnya korban mengalami gegar otak dan di rawat di rumah sakit. Siapa yang bersalah?
(more…)
Saat ini saya sedang berada di rumah orang tua saya di Purwodadi, sebuah kota kecil yang terkenal dengan makanan khas berupa Swikee (makanan dari katak hijau). Berada sejauh 60-an km dari Semarang, 60-an km dari Blora dan juga 60-an km dari Solo, dengan suhu harian di musim kemarau berkisar 30-35 derajat Celcius bahkan pada kondisi tertentu bisa mencapai 40 derajat.
Sore tadi rencana mo mancing di sungai seperti yang sering saya lakukan waktu kecil dulu tapi ternyata alat pancing saya entah di mana. Mungkin sudah dimanfaatkan oleh adik-adik sepupu saya yang masih kecil-kecil. Mau beli kail dan membuat alat pancing lagi kok sepertinya lebih ribet.
Akhirnya seharian cuma tiduran dan sore tadi nonton film Into The Wild di komputer. Ealah, malah semakin pengen mancing T_T
Terpaksa keinginan mancing itu saya pendam dulu karena besok pagi-pagi saya harus kembali ke Jogja lagi. Malam ini rencana mo main ke kota, ke tempat teman SMA saya yang sekarang bekerja sebagai penjaga warnet. Siapa tahu saya bisa meracuni dia untuk ngeblog he.he. Setahu saya, dulu dia sering menulis cerita-cerita konyol yang menurut saya akan sangat menarik jika dituliskan di blog
Btw, tulisan ini saya ketik di Mousepad. Sebuah program kecil di Linux, semacam Notepad di Windows gitu. Nanti saya masukkan ke henpon dan akan saya copy-paste ke blog saya menggunakan Opera Mini. Sayang sekali saya belum bisa menjadikan mGooi saya sebagai modem di Linux T_T
Ah iya, ternyata masih ada pekerjaan yang harus saya selesaikan malam ini. Membuat struktur website yang akan saya kerjakan serta membenahi sebuah website yang oleh pemiliknya pengen dilakukan sedikit perubahan.
Eh, setelah saya baca ulang tulisan ini, saya merasa seperti sedang membaca blog-nya Pak Budi he.he.
Sepertinya Opera Software mempunyai trik baru untuk mengenalkan browser buatannya kepada masyarakat yaitu dengan menerbitkan majalah Opera (Opera Magazine). Saat ini baru tersedia softcopy-nya namun nanti akan dicetak untuk dibagikan secara gratis kepada anggota My Opera Community. Tujuan dari majalah tersebut adalah untuk mengenalkan Opera dan menunjukkan keuntungan/manfaat browser Opera dalam kehidupan sehari-hari.
Majalah dikemas dengan gaya layaknya majalah yang membahas lifetsyle. Jadi tidak harus menjadi geek atau pecinta Opera untuk membacanya, anggap saja seperti majalah lifestyle yang biasa Anda baca. Silahkan klik tombol hijau di atas jika Anda berminat, ukurannya sekitar 19 megabyte dan saya sarankan untuk menggunakan download manager agar ketika terputus bisa di-resume. Selamat membaca semuanya ^_^
Dalam 1-2 bulan ini setiap hari Jumat badan rasanya lemes banget, letoy tak bertenaga. Bahkan sering bangun jam 12-an dan ngantornya telat serta kelewatan waktu Jumatan. Mungkin sudah bisa disebut kafir karena udah lebih dari 3 kali saya ga jumatan T_T
Yang saya heran, kenapa setiap hari Jumat? Mbok ya pas sabtu atau minggu saja pas liburan? Tapi repot juga sih kalau terjadi di sabtu dan minggu, agenda pacalan bakal berubah jadi berantem karena saya tidur terus ha.ha.
Tapi saya curiga rasa capek ini karena otak kurang kerja. Buktinya ketika saya mulai pegang komputer dan nulis script badan terasa segar. Tapi begitu selesai langsung drop lagi, dooh..
Bodo ah, besok mo coba refreshing.. Agenda besok? Masih rahasia :p