
Oleh-oleh dari suatu pameran buku di JEC beberapa minggu yang lalu. Karakter jagoan dari Indonesia yang digambar ala karakter 16 bit (atau 8 bit?). Dari kiri ke kanan: Gundala Putra Petir, Godam dan Si Buta Dari Goa Hantu beserta Kliwon (nama monyetnya).
Juga saya posting di halaman My Opera, lalu ada watermark di gambar karena saya menggunakan Pixel Image Editor versi demo. Gak papa, malah watermarknya membuat gambar di atas lebih nyeni 

Saya memang tidak bisa datang dalam acara Gathering Opera di Citos, Jakarta pada Sabtu malam Minggu kemarin. Kecewa itu pasti, tapi ada baiknya saya tulis beberapa berita yang membahas acara tersebut sebagai hiburan:
Data akan saya update begitu nemu link berita lainnya, dan maaf ya Put aku pajang fotomu di sini
Picture taken from id-mobilemonday.
Teori relativitas itu ternyata cukup sederhana. Yaitu perbedaan cara kita merasakan dua hal yang mempunyai kesamaan namun memberikan perasaan yang berbeda. Misalnya menggenggam tangan orang yang kita sayangi di suatu sabtu pagi yang cerah ketika dia sedang tiduran selama satu jam, berbanding dengan menunggu teman yang telat datangnya selama satu jam.
Sama-sama enam puluh menit namun yang pertama rasanya waktu berjalan terlalu cepat sedangkan yang kedua membuat kita bosan tiada tara dan seolah jam yang menempel di tangan sedang rusak dan tidak mau berputar jarum-jarumnya.
Contoh teori relativitas yang lain? Ah, sebaiknya Anda bertanya kepada orang yang lebih menguasainya saja. Saya cuma mempelajari apa yang saya alami belaka.
Tahukah Anda bagaimana cara menyembunyikan gajah agar tidak diketahui oleh orang lain? Dua gambar di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

Jika Anda memang berencana membeli gajah, sebaiknya Anda kunjungi halaman kontes menyembunyikan gajah agar kelak gajah Anda tidak gampang ketahuan.
Lulusan SMA di mana saya pernah belajar dahulu, sekarang banyak yang bekerja di bidang perpajakan. Tak lain adalah karena banyak lulusan yang akhirnya sekolah di STAN (Sekolah Tinggi Administrasi Negara) yang berada di bawah naungan Departemen Keuangan.
Syahdan, suatu hari kakak kelas saya menelpon dan meminta dibuatkan sebuah kategori khusus di web forum komunikasi alumni SMA saya, beliau meminta agar dibuatkan sebuah pojok konsultasi pajak. Jadi tujuannya agar alumni bisa berkonsultasi tentang seluk-beluk pajak dan tentunya akan dijawab pula oleh alumni yang lain yang lebih paham, secara sukarela pastinya. (more…)
Yang namanya mengarang itu pasti sesuka hati. Kalau ada aturan, bukan mengarang namanya. Tinggal siapkan kertas dan pena –kalau di jaman dulu– atau cukup keyboard saja, lalu mainkan imajinasi dan tuliskan apa yang terlintas di kepala. Semakin pandai bermain pikiran biasanya semakin bagus isi karangan. Sedangkan bergotong-royong itu artinya mengerjakan sesuatu secara bersamaan. Banyak tujuan bergotong-royong, biasanya agar suatu pekerjaan cepat selesai atau karena terlalu banyak orang sehingga harus dikerjakan bersama-sama. (more…)
Setiap manusia mencapai level kesadaran yang berbeda-beda, berikut ini ilustrasi yang muncul di kepala ketika saya masuk ke kamar mandi di kantor. Seting kejadian sama, yaitu tiga orang menemukan lima buah jambu dan harus dibagi dengan adil. Adil di sini tidak harus sama rata, tergantung pengertian masing-masing berdasar level kesadaran itu tadi.
Jika tiga orang tersebut adalah anak kecil, kemungkinan mereka akan berebut untuk memperoleh jumlah jambu terbanyak. Kalau bisa 3 buah jambu untuk dirinya dan satu untuk masing-masing yang lain.
Jika yang menemukan adalah pelajar yang paham matematika, maka kemungkinan setiap buah jambu akan dibelah menjadi 3 bagian yang sama ukuran. Sehingga masing-masing anak mendapatkan sepertiga potongan dari semua jambu yang ada. Cukup adil.
Tapi ketika beranjak dewasa, tak perlu ilmu matematika atau keserakahan ala anak kecil tersebut. Cukup berkata, “Siapa yang ikhlas mendapatkan satu buah jambu saja?”.