Malam ini saya bermaksud menulis tentang hewan, manusia dan dewa. Tapi tukang jalan-jalan ini malah mengguyur otak saya dengan romantisme kata-kata. Mulai dari musikalisasi sajak Sapardi Djoko Damono sampai Sri Ajati, perempuan yang membuat Chairil menorehkan kata-kata mesranya.
Saya jadi teringat sajak ‘Senja di Pelabuhan Kecil’, yang saya sukai sejak pertama kali saya baca. Begitu dalam, seperti orang yang sedang menghadapi maut dan dalam keputus asaan-nya dia menulis. Sayangnya perasaan ini tidak bisa dibagi, maka silahkan Anda baca sendiri, rasakan sendiri
Bagi saya, perasaan ketika membaca larik-larik itu sama seperti ketika mendengarkan refrain lagu Por Una Cabeza. Di situ ada cinta, derita, harapan dan segala macam perasaan. Seperti galau-nya Yesus di malam terakhirnya.
Sejak kecil, saya tinggal di suatu desa yang baru terjangkau listrik ketika saya berumur 7 tahun. Hiburan tiap malam adalah menggelar tikar di pekarangan, menyaksikan bintang di langit sambil mendengar ibu bercerita tentang bintang-bintang di langit itu berdasarkan apa yang beliau dapat dari guru di SR dulu.
Ada dua hal yang masih saya ingat sampai sekarang. Yang pertama adalah ketika saya melihat komet untuk pertama kalinya. Komet itu bergerak dari horizon satu ke horizon lainnya sampai hilang tertutup pohon-pohon bambu yang waktu itu masih banyak terdapat di sekitar rumah.
Sedangkan yang kedua, saya ga tau apa namanya. Ketika sedang menyaksikan pentas dangdut pada suatu perayaan tujuh belasan di balai desa, saya lebih memilih memandang langit daripada memandang penyanyi dangdut yang berdandan seksi.
Di langit saya lihat sesosok seperti komet tetapi berwarna kuning kemerah-merahan (tidak hijau kebiruan seperti komet yang saya lihat pertama kali). Meluncur sangat cepat dan langsung terpecah menjadi lima bagian dan berpencar ke arah yang berbeda-beda dan hilang begitu saja.
Udah, gitu aja.

Gara-gara postingan Om Riyogarta di plurk tentang flashdisk, saya jadi kepikiran untuk posting tentang flashdisk saya ini.
Ini flashdisk yang pertama saya punya, belinya di Ramai Mall (Malioboro) lantai atas seharga 155 ribu rupiah sekitar 3-4 tahun yang lalu. Kapasitasnya cuma 128 mb tetapi waktu itu saya pikir sudah cukup.
Yang paling saya suka adalah adanya tombol write protect di salah satu sisinya. Fitur write protect ini sangat bermanfaat ketika membersihkan virus yang ada di komputer teman yang menggunakan OS Windows tanpa takut file-file di dalam flashdisk terhapus atau tertular virus.
Kenapa flashdisk sekarang jarang dilengkapi fitur ini ya? Apakah demi penghematan biaya produksi? Semoga ada karyawan pabrik flashdisk yang membaca tulisan saya ini
Hari ini, Minggu 21 Desember 2008 akhirnya Kangdiman, suplier benwit di kost-kostan ini, memutuskan untuk menikah.
Acara pernikahan diselenggarakan di 7º46’57.99″S 110º19’14.28″E.
Selamat yo Kang!
Berkaitan dengan pelemparan sepatu ke Pak Bush di Irak kemarin, saya yakin sebagian besar dari Anda berharap lemparan itu tidak meleset dan mengenai kepala Pak Bush. Kenapa saya yakin, karena umumnya kita semua gembira jika ada orang yang tersakiti *halah* Yang ingin saya bahas adalah kenapa lemparan tersebut bisa meleset –selain fakta bahwa Pak Bush berhasil menghindari lemparan tersebut– sampai dua kali.
Dalam berbagai latihan menembak sasaran, biasanya diajarkan untuk selalu tenang dan mengendalikan diri. Nah, analisa dengan metode ngawuriah saya adalah Pak Al Zaidi kemarin mungkin sedang dalam keadaan emosi sehingga kurang bisa mengendalikan diri dan kurang konsentrasi ketika melakukan lemparan bersejarah tersebut. Hasilnya, lemparan meleset.
Wah saya jadi membayangkan teroris mulai merencanakan merekrut wartawan agar mudah masuk ke ring 1.
Iraq Shoe Tosser Guy: The Animated Gifs
How to shoot handgun accurately
Ceritanya saya baru saja gabung last.fm malam ini (basi banget memang hi.hi.) dan mencoba beberapa player yang bisa langsung ‘mengirimkan’ metadata dari lagu yang saya putar ke last.fm agar tampil di halaman profile saya. Kebetulan media player yang sering saya gunakan di distro linux Zenwalk adalah mplayer dan g-mplayer.
Sebelumnya saya download Scrobbler dan terpaksa melakukan kompilasi dari source code tetapi ternyata gagal. Ketika saya cek di repo Zenwalk ternyata sudah ada, akhirnya saya jalankan netpkg lastfm
untuk instal aplikasi ini dari repo. Ternyata eh ternyata aplikasi dari last.fm ini tidak bisa membaca data dari mplayer maupun g-mplayer (doh). (more…)

Dari blog Geek Dad, dikabarkan bahwa Bear Grylls mengalami cedera pundak saat melakukan perjalanan acara di Antartika. Bear Grylls adalah pemain di acara Man vs Wild yang ditayangkan oleh Discovery Channel namun perjalanannya kali ini tidak ada hubungannya samasekali dengan Discovery Channel.
Sepertinya cedera tersebut cukup parah sehingga dia harus dievakuasi menggunakan helikopter meski cuaca sedang tidak bersahabat. Saat ini Bear sudah berada di Inggris untuk melakukan pemulihan.
Acara Man vs Wild ini memang cukup menarik. Di situ saya bisa belajar banyak cara mempertahankan hidup di alam liar dan alat-alat yang dibutuhkan. Terlebih lagi, hampir selalu ada pisau di acara tersebut
Tak begitu lama menunggu, akhirnya keluar juga Opera versi 10 meskipun masih dalam tahap alpha. Soal tampilan browser memang tidak begitu mencolok dibandingkan dengan versi sebelumnya, namun browser yang menggunakan engine Presto 2.2 ini ditambahi serangkaian penambahan-penambahan fitur dan performa yang lebih asyik.
Fitur terbaru pada rilis alpha ini antara lain adalah penggunaan SVG dan web fonts dalam desain menggunakan CSS, opacity melalui RGBA dan HSLA, email client untuk mengirim email dengan format HTML, engine Presto 2.2 terbaru, penambahan fitur pada dragonfly dan beberapa lainnya yang bisa langsung Anda lihat di halaman produk Opera.
Silahkan juga dicek di blog choose Opera dan first look-nya Dev Opera untuk hal-hal teknis lainnya.
Tadi siang saya baca blog Pak Armein tentang posisi bulan, Planet Venus dan Planet Jupiter yang malam ini berada pada posisi yang berdekatan dan saya berencana melihatnya malam ini. Tetapi ternyata saya lupa.
Beruntung beberapa teman memberitahukan melalui Plurk bahwa bulan sedang ‘tersenyum’ malam ini, bulan sabit dengan dua ‘bintang’ bersinar terang seperti smiley orang tersenyum.
Foto di atas hasil jepretan Momon menggunakan kamera henpon-nya saku-nya. Sayang sekali beberapa teman saya di daratan lainnya gagal melihat bulan ini karena faktor cuaca dan salah posisi.