Ke Sukabumi
Libur Natal kemarin yang kebetulan Hari Sabtu, saya manfaatkan untuk main ke Sukabumi. Meskipun waktunya mepet (hanya 2 hari), tapi kapan lagi ada libur 2 hari, secara tempat kerja saya hanya libur pada Hari Minggu dan tanggal merah. Selain itu tujuan ke Sukabumi adalah menengok keponakan baru, yang lahirnya bertepatan dengan selesainya ijab kabul pernikahan saya
Hari Jumat, jam 7.30 malam bis Rajawali berangkat dari pool di Pingit, Jalan Godean. Perjalanan cukup lancar, meskipun agak lambat. Mungkin karena Malam Natal sehingga jalan agak ramai. Hari Sabtu pagi, tiba di Sukabumi pukul 08.00 WIB –dalam keadaan normal, jam 6 pagi biasanya sudah sampai.
Di terminal saya dan istri bingung nyari angkot menuju ke arah rumah kakak perempuan saya, akhirnya kami naik ojek. Saya sedikit geli dengan tukang ojek yang memboncengkan Puan Peri. Tampangnya sangar, dengan tato di leher menyembul dari kerah bajunya. Namun demikian, Aa’ satu itu ngomongnya halus sekali, dengan logat Sunda yang kental. Bahkan saat menghidupkan motor matic-nya, tak lupa dia baca basmalah ![]()
(more…)

Kami naik dari Stasiun Ngrombo, sebuah stasiun kecil sebelum Stasiun Gambrengan yang lebih besar dan terkenal. Harga tiketnya sebesar Rp. 28.000 dan kereta tiba pukul 09.45 WIB.
Yeni Setiawan