the.sandalian.com 

dan Yeni Setiawan pun menulis dengan penuh sukacita.. 

Bukan tentang dia

28 Jan 2008 13:31:48 WIB,under category To Think Of (450 views)

Ketika seseorang --menurut kita-- bersalah, maka otomatis hati dan pikiran serta ucapan tentang dia tidak ada baiknya. Seolah lupa bahwa dia pernah berbuat baik kepada kita, seolah dia adalah manusia paling jahat se alam semesta.

Eh, saya tidak sedang membicarakan the smiling general yang saat ini sedang saya saksikan dengarkan acara pemakamannya di televisi. Saya berbicara dalam konteks yang lebih luas. "Dia" bisa berarti mantan pacar yang selingkuh, teman yang merebut pacar kita, atau siapapun yang menurut kita tidak layak untuk dimaafkan.

Saya hanya ingin bertanya, apakah kita lebih baik daripada dia? Atau, akankah kita melakukan hal yang berbeda --yang menurut kita lebih baik-- saat kita berada di dalam posisi dia?

Ah lupakan, saya hanya sedang kesal dengan banyaknya orang yang tidak terlahir sebagai hakim namun mahir menghakimi, mengambil alih kuasa Tuhan untuk menentukan baik-buruknya seseorang, sementara Tuhan sendiri sebenarnya berada di atas segala kebaikan dan keburukan.

16 comment

Comment

  1. anima
    28 Jan 2008 14:06:24
    we're never ever in the position to judge :)
     
  2. masnyus
    28 Jan 2008 14:52:11
    podium...
    weleh....
     
  3. kangdiman
    28 Jan 2008 14:56:01
    wes mulai lagi..nulis apa neh dik...sing semeleh yo le...kekekek ;))
    Kangdiman jebule mengikuti tulisanku terus menerus to? wahaha.
     
  4. detnot
    28 Jan 2008 15:15:47
    saya harap postingan ini bukan karena jeng sendal sedang demam kepanasan di pantai kemaren :D


    btw, "slenthikan" sampeyan banyak yang mak nyus jeng :x
    Waduh, saya nggak nylentik siapapun lho :p
     
  5. sluman slumun slamet
    28 Jan 2008 17:12:25
    duh, semakin bijak nih....
    :D
     
  6. Fany
    28 Jan 2008 18:37:07
    saya juga kesal...
     
  7. extremusmilitis
    28 Jan 2008 22:47:54
    yupe aku rasa, aku setuju dengan ini, lebih baik diam saja, daripada kita harus meng-hakimi orang untuk sesuatu di-tengah ke-buruk-an dan ke-baik-an-nya.

    mem-bukti-kan kata pepatah lama:
    "gara-gara nila se-titik, rusak susu se-belanga" ;)
     
  8. Esmeralda
    28 Jan 2008 23:40:04
    apakah ini ada hubungannya dengan sesuatu yang kita bicarakan pagi tadi Pedro?*padahal sepagi ndak mbicarain apa apa*:lol:
    Ah Esmo, bukankah sepagian kita hanya bengong menunggu bus laknat yang tak kunjung lewat?
     
  9. sarah
    29 Jan 2008 00:33:39
    Namanya juga orang lagi kesel, pasti pikiran nya negatif mulu. So...be positif. ;)
     
  10. eko
    29 Jan 2008 00:55:41
    orang bijak makan salak

    Asal ga satu "peti" ga akan "mati".
     
  11. Goen
    29 Jan 2008 02:11:45
    Tumben ngomong kayak gini... :D

    *kabur*
     
  12. cempluk
    29 Jan 2008 06:25:20
    kita sebagai manusia hanya bisa instrospeksi diri..kita juga tidak bisa menjustice diri kita lebih baik dari orang..
     
  13. pengki
    29 Jan 2008 07:04:39
    kok saya cenderung setuju sama sarah ya. *hayah*

    kadang waktu hal negatif datang (kesal, marah, capek, iri, dengki (bukan pengki), tersakiti secara lahir batin ), orang cenderung susah untuk ngeliat dari sisi berbeda.

    ya ya, egoisme manusia.
    Karena itulah Jeng, maka sebaiknya (menurut saya) manusia mempelajari manajemen emosi, sehingga jangan sampai hal-hal negatif menguasai cara kita berpikir.

    Saya sendiri kalau sedang capek, iri ataupun pengki dengki memilih untuk diam daripada mengeluarkan isi otak.

    Betul kan Dek Sarah? *lho?*
     
  14. starboard
    29 Jan 2008 09:03:12
    Kalo kita kesel lebih baik kita pijetan loh dik. Biar kesel nya ilang :D
     
  15. the_kepiting
    29 Jan 2008 10:16:28
    pak yeni yang terhormatjikalau pak yeni sedang gundah hatisebaiknya pak yeni brangkat ke jakartananti saya antarkan kekawasan yang bikinhati pak yeni menjadi tenang..."taman lawang" jawabannya.


    regards,


    the kepiting
     
  16. waterbomm
    29 Jan 2008 18:01:49
    @jeng sarah : keknya be a negative deh.. *gara-gara baca buku "be a negative" karya Susan Naomi* so be negative!! ga semuanya melulu musti be postive hihi...

    @the kepiting : loh bukannya tempatnya jeng yeni di lapangan banteng? CMIIW

    Gara - gara nila setitik rusak susu sebelangga - mungkin itu jeng tepatnya... kebaikan seseorang akan dilupakan ketika orang tersebut berbuat jahat sekali pun.. karena kejahatan seseorang lebih awet diinget ketimbang kebaikkannya... (nyambung ga sih? hahaha.... podo wae)
     
 
Name
Email « Gravatarized
Homepage
preview
Blog ini mendukung gerakan "NO NOFOLLOW" V^_^

HTML tags allowed: <a> <u> <b> <i> <s> <sub> <sup>