Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya Opera meluncurkan browser versi terbarunya, Opera 9.60.
Terdapat beberapa penyempurnaan fitur dalam rilis kali ini, antara lain fitur Low Bandwidth Mode untuk email client di Opera, preview RSS/Atom feed sebelum subscribe/berlangganan dan sebuah fitur terbaru bernama Opera Scroll Marker.
Opera Scroll Marker adalah sebuah penanda berupa garis horisontal ketika Anda melakukan scrolling suatu halaman web sehingga Anda tidak lupa baris mana yang terakhir Anda baca.
Selain itu, rilis kali ini sedikit istimewa karena inilah pertama kalinya browser Opera dilengkapi dengan antarmuka berbahasa Indonesia. Berikut ini beberapa skrinsyut antarmuka berbahasa Indonesia yang saya sebutkan tadi. (more…)

Opera Software membuka kesempatan kepada Anda pelajar maupun pengajar untuk bergabung dengan Opera Campus Crew di seluruh dunia. Apa yang harus Anda lakukan jika telah menjadi anggota dan apa keuntungan-keuntungan yang Anda dapatkan bisa Anda baca sendiri di http://www.opera.com/education/campuscrew/
Tertarik? Silahkan segera mengunjungi halaman pendaftaran
Opera 9.6 Beta 1 telah diluncurkan. Fitur-fitur barunya antara lain adalah Feed Preview
, Anda bisa melihat preview suatu RSS/Atom feed sebelum Anda memutuskan untuk berlangganan (subscribe). Selain itu ada peningkatan di Opera Mail, sekarang ada pilihan Low Bandwidth Mode
untuk Anda yang mengalami keterbatasan koneksi internet. Lalu kenapa banner-nya ada warna merah-merahnya? Saya tidak tahu, tanyakan saja ke orang-orang yang kerja di Opera
Download Opera 9.6 Beta 1
Oh iya, di Opera 9.6 ini tidak hanya bookmark dan speed dial yang bisa disinkronisasikan dengan Opera Mini Anda. Dengan fitur Opera Link, Anda juga bisa mensinkronisasikan histori browsing Anda.
Postingan terkait:
• My Opera
• Komunitas Opera Indonesia
Setelah sebelumnya saya menulis tentang tips membuka situs Bhinneka.com menggunakan browser Opera dengan memanfaatkan file CSS terpisah, malam ini saya mendapat komen di tulisan tersebut dari Bapak Hartanto yang menyatakan bahwa situs Bhineka.com sudah tidak mengalami masalah dengan browser Opera.
Saat itu juga langsung saya coba buka halaman Bhineka.com menggunakan Opera, dan voila! Seluruh halaman tampil dengan manis di browser kesayangan saya ini
Good job, salut buat Bhineka yang memperhatikan tulisan-tulisan kecil yang tercecer di belantara data di internet. Pernyataan serupa juga bisa ditemukan di sini.
Siap-siap membaca postingan tentang Opera, bagi yang alergi dengan Opera silahkan diskip saja
Barusan saya baca dari http://www.opera.com/education/ bahwa ternyata Opera Software mengadakan serangkaian kegiatan untuk memasyarakatkan web standards. Web standards dalam bahasa sederhana adalah suatu aturan yang memungkinkan sebuah website bisa dibuka di berbagai browser, device (PC & handphone) dan platform (Linux,BSD,Mac,Windows dll.).
Tujuan dari kegiatan ini adalah:
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya standar web.
- Memberikan suatu platform di mana peserta bisa mempelajari industri web dan internet.
- Mengumpulkan orang-orang yang antusias dengan Opera dan teknologinya.
- Meningkatkan penggunaan browser Opera di kampus dan sekolah
Jika Anda atau universitas Anda tertarik untuk terlibat dalam proyek ini, silahkan kirimkan email Anda ke education@opera.com atau kunjungi halaman http://www.opera.com/education/tours/ untuk informasi selengkapnya.
Bagi pengguna browser Opera dan pernah mengunjungi situs bhinneka.com, pasti pernah mengalami dimana tampilan webnya terlihat kacau dan tidak ada navigasi sama sekali.

Untunglah moderator komunitas Opera Indonesia ini sudah menemukan user CSS yang bisa digunakan untuk ngakali kerusakan layout tersebut: (more…)

Seperti tak pernah lelah bekerja, Opera kini menerbitkan kurikulum standar web yang ditujukan kepada para developer web agar bisa belajar membuat web yang sesuai standar. Keuntungan membuat web yang sesuai standar adalah kemudahan untuk ditampilkan lintas platform dan browser. Sehingga tulisan Best view in bla-bla
pada suatu website nantinya akan menjadi sejarah karena developer akan lebih pintar dalam membuat web yang best view in every browsers
.
Isi kurikulum meliputi HTML, CSS, prinsip desain dan latar belakang teori serta dasar-dasar JavaScript. Silahkan langsung terbang menuju bagian pertama, Introduction to The Web Standards Curriculum.

Saya memang tidak bisa datang dalam acara Gathering Opera di Citos, Jakarta pada Sabtu malam Minggu kemarin. Kecewa itu pasti, tapi ada baiknya saya tulis beberapa berita yang membahas acara tersebut sebagai hiburan:
Data akan saya update begitu nemu link berita lainnya, dan maaf ya Put aku pajang fotomu di sini
Picture taken from id-mobilemonday.
Indonesia merupakan salah satu dari 3 negara di dunia dengan pengguna Opera Mini terbanyak. Pada tiga bulan pertama tahun 2008, lebih dari 63% traffic dari pengguna Opera Mini Indonesia mengunjungi situs jaringan sosial (social network) dan Indonesia menjadi negara nomor 1 untuk jaringan sosial pada mobile web.
Sehubungan dengan hal tersebut, tim pengembang Opera Desktop dan Opera Mini (termasuk CEO Opera, Jon S. Von Tetzchner) akan berkunjung ke Jakarta untuk beramah-tamah dengan peserta gathering. Gathering akan diselenggarakan besok pada tanggal 5 Juli 2008 , jam 18.30-21.00 WIB dan bertempat di SOHO Music Cafe, Cilandak Town Square (Citos) – Jakarta
. Selain gathering, acara lainnya adalah talk show mengenai Internet di masa depan.
Acara ini terbuka bagi siapapun, baik Anda pengguna Opera Desktop, Opera Mini, Opera Mobile, Opera for Wii (maupun mobile device lainnya) atau bagi Anda yang sekedar ingin tahu tentang Opera.
Bagi Anda yang berminat mengikuti acara ini, silahkan kirimkan email reservasi ke Putri di anissap@opera.com , free of charge alias gratis.
NOTE: Posting ini merupakan update dari posting sebelumnya.