Mumpung lagi di Jakarta, semalam saya mampir ke Kesultanan BHI untuk sekedar nongkrong dan berbagi ciu cerita dengan penghuni BHI. Ketika berjalan dari tempat parkir menuju bunderan, sebuah suara menyapa saya dengan mesra. Saya fokuskan pandangan ke pemilik suara… Tetangga sebelah rumah!
Seorang remaja tanggung drop out dari sebuah SLTP di kampung halaman, di Jakarta sedang mengerjakan pembangunan kamar mandi di DX plaza yang terletak tepat di belakang Plaza Indonesia. Pengerjaan harus dilakukan di malam hari karena jika dilakukan siang hari akan mengganggu kenyamanan pengunjung plaza. Tetangga saya memang banyak yang mengembara ke Jakarta, menjual tenaga mereka untuk membangun jengkal demi jengkal hutan beton di ibu kota ini.
Memang bukan hal yang aneh ketika kita pergi ke suatu tempat dan bertemu dengan seseorang yang kita kenal sebelumnya. Namun bagi saya menjadi aneh karena pada saat Muktamar Blogger 2007 kemarin, saya bertemu dengan kakaknya di tempat yang sama!
Baiklah saya ralat sedikit, saya bertemu dengan kakaknya di tempat yang berbeda, selisih beberapa meter saja. Bertemu dengan kakaknya tepat di depan trotoar singgasana BHI, dan bertemu adiknya tadi malam di dekat pintu masuk DX Plaza di belakang Plaza Indonesia. Lebih dari 100 meter-kah?
Sebuah pertemuan tak terduga, yang telah Tuhan takdirkan untuk saya sebagai pengganti pertemuan Sang Dara di Jogja. Ah Tuhan, engkau semakin membuatku mencintaimu dari hari ke hari, melebihi wanita manapun di dunia ini.
Eh iya, semalem juga ketemu ama Pakdhe Ndoro dan Annots. Trus barusan dapet sms dari nona ini, hope you’ll be okay very-very soon. God wants you to take a little rest, he wants you to sleep at the nite ^_^
Posting ini bukan berkaitan dengan hari AIDS sedunia, bukan pula untuk promosi pemakaian kondom. Namun untuk menceritakan betapa besar manfaat kondom yang saya rasakan sendiri.
Saya bisa bayangkan seberapa besar kerugian yang harus saya tanggung jika waktu itu nggak make kondom, apalagi dalam keadaan cuaca dingin dan hujan deras di gunung. Terima kasih wahai kondom, sudah menjaga barang berharga itu.
Setiap naik gunung, saya biasa membawa kondom. Tinggal beli kondom sutra yang murah meriah itu, ga sampe 2000 rupiah dah dapet tiga biji. Sampai di gunung lalu dibagi-bagi ke teman yang membutuhkan. Semakin banyak teman, tentu saja semakin banyak kondom yang dibutuhkan.
Ketika sekitar mulai gelap, apalagi mendung, maka saatnya kondom dikenakan..
Jangan lupa diikat ujungnya, maka hujan selebat apapun henpon Anda akan aman dari terjangan air, selama kondomnya nggak bocor. Maka dari itu, jangan pernah beli kondom second!
Anda pasti pernah mendengar frase tersebut, bahwa cinta itu buta. Namun bagi saya, frase tersebut 100% salah. Yang buta itu orang yang sedang jatuh cinta, cinta sendiri enggak pernah buta. Lalu tahukah Anda kenapa orang yang sedang jatuh cinta itu buta?
Ketika seseorang sedang jatuh cinta, maka di hatinya akan ada bara cinta yang menyala. Bara ini tentu saja menghasilkan produk sampingan berupa asap. Dan asap lalu bergerak naik menuju ke atas, dan sampailah ke mata orang yang sedang jatuh cinta. Dan saya yakin Anda semua akan tau akibat jika asap masuk ke dalam mata.
Itulah kenapa manusia yang sedang jatuh cinta bisa seolah buta, sehingga muncul pernyataan bahwa cinta itu buta.
Lalu kenapa orang yang putus cinta bisa gelap mata? Ini lebih masuk akal lagi. Karena bara cinta di hatinya tiba-tiba padam. Seperti bara api yang di siram air, maka asap yang keluarpun akan luar biasa banyaknya, dan naiklah asap yang banyak itu ke matanya sehingga menjadi gelap mata. Masuk akal bukan?
Silahkan jangan dipercaya analisa menyesatkan ini, karena saya mendapatkannya ketika masih SMP, setelah mendengar dan memperhatikan lirik lagu Smoke Gets In Your Eyes-nya The Platters.
Berawal dari rayuan diajeng satu ini untuk gabung di Jaiku, namun ternyata gak juga ngasih invitation ke saya. Lha gimana saya bisa gabung jaiku coba? Lalu setelah saya kosek di forumnya sitepoint akhirnya ada juga om-om yang ngasih invitation. So segera saya gabung.
Tadinya pengen tetep jadi lurker tapi Jeng Tika menangkap penampakan saya dan terpaksalah saya harus ikut bukan sebagai lurker. *Hai mantan lurker satunya!!*
Lalu ketika semalam ada seorang penggemar blog ini yang ngeluh kenapa dia gak pernah bisa pertamax di sini, maka jadilah posting yang berjudul Pertamax! yang bertujuan untuk ngasih kesempatan ke dia ber-pertamax ria. Secara RSS feed dari blog ini masuk ke Jaiku, maka muncullah judul Pertamax di Jaiku dan mendapat respon luar biasa dari para dedemit Jaiku.
Dalam dua jam, sudah masuk 104 komentar dan menjadi peringkat dua dalam Active Conversation di Jaiku.
Karena badan capek dan my body was not delicious, akhirnya saya tidur cepat. Keesokan harinya udah ada sms yang masuk, nanyain saya kemana.
Ketika cek di Jaiku lagi, what a wow!
Hidup spammer! Wakakaka.. Komen terbanyak ternyata dari Jeng Tika dan Kang Antogirang, salute to both of you!
Sepertinya lain kali saya harus mbuat script untuk membuat posting yang lebih gila-gilaan dari hari ini..
Saya kaget ketika mengetahui bahwa Kang Zam dan Kang Antogirang ternyata mengenali Funkshit. Trus saya tanyakan, mereka menjawab bahwa Funkshit adalah resource tempat rikues JAV dan stok barang Jepang lainnya.
Lalu hari ini, ketika Kang Kiyat sedang cari-cari koleksi “pembelajaran pra-nikah”-nya, menemukan skrinsyut berikut:
Ya ya.. saya bohong soal trekbek, secara blog ini dibuat secara handmade, maka fitur trekbek, pingbek ato fitur-fitur aneh lainnya tidak tersedia di sini. Tapi soal pitonah itu, bener-bener kejam! Lebih kejam daripada tidak dipitnah!
Ok, berikut pembelaan saya. Saya sama sekali ndak ada nulis kalo saya seneng liat bodi herkules yang pake tengtop itu.
mbut (12:15:06): opo goro2 pas wingi pas ning jkt kowe sekalian mampir mrono ?
mbut (12:15:09): trus nyewo ?
mbut (12:15:11): opo pie ?
saya (12:16:20): aku karo koncoku kae pas mulih ning omahe, diajak liwat taman lawang
saya (12:16:29): secara aku mung numpang, yo manut no...
saya (12:16:42): awale arep ndeloki, kiro2 cakep2 ora...
mbut (12:16:53): lah trus jebule ayu ?
saya (12:16:58): lha kok bodi hercules tp nganggo tengtop n rok mini :-ss
mbut (12:16:58): tur kowe kesengsem,ngono ?
mbut (12:17:01): =)) =))
mbut (12:17:08): hercules opo tamara?
mbut (12:17:12): hayo ngaku ae sisan
saya (12:17:19): hercules, otot'e pating pecungul <-- WATCH HERE!
mbut (12:17:27): ning kowe seneng?
mbut (12:17:32): lha iki =)) =))
saya (12:17:38): :-w
Silahkan bandingkan log di atas dengan log yang telah dimodifikasi di blog dia. Justru saya yang merasa dilecehkan oleh mantan model ependi tersebut dengan pandangannya yang penuh napsu, seperti yang tertangkap pada skrinsyut berikut:
Tahukah Anda bahwa Nabi Nuh kemungkinan besar dulunya berada di daerah yang sekarang bernama Indonesia? Well, memang ngga ada data apapun tentang hal ini, namun kalau kita perhatikan dengan seksama akan ditemukan beberapa hal menarik.
Nabi Nuh membuat kapal yang sangat buesar. Untuk itu diperlukan bahan-bahan kayu yang sangat melimpah. Pertanyaannya, apakah di padang pasir (negara-negara arab) terdapat sebegitu banyak kayu?
Kayu sebanyak itu hanya ditemukan di daerah tropis, dan konon kayu yang digunakan membuat kapal adalah kayu jati. Dan kayu jati hanya ada di Indonesia… Keren kan?
Makasih Cak Nun, njenengan dah ngasih semangat bahwa kami adalah keturunan Nabi Nuh… Meskipun saya gak yakin bener enggaknya ^o^
Sekitar tiga atau empat tahun yang lalu, sebelum blog booming seperti saat ini, saya iseng membuat blog engine bernama SastroBlog. Yeah, obsesi sesaat akan Dian Sastro ha.ha. Kemudian blog tersebut saya pasang di hotscript dan saya taruh di situs saya waktu itu (antidiansastro.com, udah gak aktip)
Gak nyangka, banyak yang nyoba makai. Secara di script saya kasih semacam trojan yang tidak berbahaya, maka saya bisa mengetahui jika ada yang menginstal blog engine tersebut di suatu webserver. Yeah, kadang ada juga yang nginstal di localhost dan kebetulan ada mail servernya, masuk deh email pemberitahuan ke saya
Sudah lama berselang, saya juga udah gak punya backup scriptnya sama sekali, lalu pagi ini datang email lagi seperti di bawah ini.
Wow, pikir saya..
Mungkin udah saatnya saya kembali bertempur untuk membuat “mainan-mainan” lagi. Semoga ada waktu T_T
Video di atas direkam menggunakan kamera digital “Sony DFC lupa” pas kurang kerjaan di tempat saya nebeng tidur di Gowongan, Yogyakarta, satu atau dua tahun yang lalu.
Teroris yang menggunakan celana pendek bernama Imam, teroris berkaos hitam adalah saya, dan sandera bernama Dedik. Sekarang masing-masing udah nemuin habitatnya sendiri-sendiri. Semoga sukses kalian!