<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Follow me not! &#187; To Think Of</title>
	<atom:link href="http://the.sandalian.com/category/to-think-of/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://the.sandalian.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 17:59:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Mukri</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/mukri.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/mukri.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 17:08:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>
		<category><![CDATA[in memoriam]]></category>
		<category><![CDATA[memorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=713</guid>
		<description><![CDATA[Namanya Mukri, hanya dua suku kata, kakak laki-laki dari Ibu saya dan saya panggil Pakdhe. Lahir entah tahun berapa, selisih beberapa tahun dari ibu saya yang lahir tahun 1953. Sejak saya kecil, Pakdhe Mukri ini kalau siang bertani di sawah dan malamnya berprofesi sebagai dukun pijat di desa. Namun kata ibu saya, jaman dulu Pakdhe [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Namanya Mukri, hanya dua suku kata, kakak laki-laki dari Ibu saya dan saya panggil Pakdhe. Lahir entah tahun berapa, selisih beberapa tahun dari ibu saya yang lahir tahun 1953.</p>
<p>Sejak saya kecil, Pakdhe Mukri ini kalau siang bertani di sawah dan malamnya berprofesi sebagai dukun pijat di desa. Namun kata ibu saya, jaman dulu Pakdhe Mukri pernah berprofesi sebagai tukang servis radio. Kalau tidak salah sekitar tahun 80-an, waktu itu radio masih lebih besar dari kotak sepatu.</p>
<p>Tapi saya masih terlalu kecil waktu itu, jadi begitu &#8220;<em>njowo</em>&#8221; saya hanya tahu bahwa Pakdhe Mukri adalah tukang pijit di desa. Pasiennya adalah masyarakat desa tempat kami tinggal.</p>
<p><span id="more-713"></span></p>
<p>Satu &#8220;paket&#8221; pemijatan terdiri dari dua sesi dan satu sesinya kurang lebih 1 sampai 1.5 jam. Sesi kedua biasa disebut &#8220;<em>mindho</em>&#8221; dan dilakukan beberapa hari setelah sesi pertama dilakukan. Di sesi kedua inilah biasanya pasien datang sambil membawa &#8220;<em>parem</em>&#8220;, yaitu ongkos jasa yang berupa gula, kopi/teh, beras dan sebungkus kecil kembang boreh/setaman yang dibungkus daun pisang.</p>
<p>Bunga setaman tersebut biasanya akan diremas-remas dan dibalurkan ke telapak dan punggung tangan Pakdhe Mukri, biasanya dilakukan setelah pasien pulang.</p>
<p>Begitu saya beranjak dewasa, Pakdhe Mukri selalu jadi langganan saya setiap pulang kemah, naik gunung, atau saat kecapekan karena kegiatan sekolah lainnya. Lalu saya mendapat pekerjaan dan pindah ke Jogja, Pakdhe Mukri selalu menjadi tempat yang saya tuju setiap malam begitu saya pulang ke rumah. Apalagi kalau bukan untuk pijat.</p>
<p>Dan pada tanggal 1 April 2009, saya mendapat SMS dari kakak saya bahwa Pakdhe Mukri meninggal setelah beberapa bulan terbaring karena stroke.</p>
<p>Sepagi mungkin saya pulang dan sampai rumah saat jenazah Pakdhe akan dimandikan. Saat berangkat ke pemakaman, saya sempat ikut memikul keranda dari rumah. Tapi tidak sampai ke pemakaman karena 3 pemikul lainnya lebih tinggi dari saya sehingga saya kewalahan mengimbanginya dan digantikan oleh tetangga yang lain.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-714" title="Nisan Pakdhe Mukri" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/12/mukri.jpg" alt="Nisan Pakdhe Mukri" width="550" height="413" /></p>
<p>Dua setengah tahun lebih telah lewat, dan malam  ini  adalah peringatan 1000 hari meninggalnya Pakdhe Mukri. Saya tidak pulang ke rumah untuk ikut kenduri, hanya mendoakan dari sini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/mukri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Candi Sukuh di Purwodadi?</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/candi-sukuh-di-purwodadi.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/candi-sukuh-di-purwodadi.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 20:38:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Keren]]></category>
		<category><![CDATA[To Think Of]]></category>
		<category><![CDATA[candi]]></category>
		<category><![CDATA[candi sukuh]]></category>
		<category><![CDATA[grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[purwodadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Saya tadi sedang kelayapan di dunia antah-berantah, kemudian menemukan tautan dari sebuah website dari Belanda yang menyimpan banyak foto-foto dari jaman kolonialisme. Iseng saya masukkan kata kunci &#8220;grobogan&#8221;, nama kabupaten tempat orang tua saya tinggal, dan kagetlah saya karena ada 28 foto yang muncul di halaman tersebut. Dan yang paling bikin saya penasaran adalah munculnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tadi sedang kelayapan di dunia antah-berantah, kemudian menemukan tautan dari sebuah <a href="http://kitlv.pictura-dp.nl/">website dari Belanda</a> yang menyimpan banyak foto-foto dari jaman kolonialisme.</p>
<p>Iseng saya masukkan kata kunci &#8220;grobogan&#8221;, nama kabupaten tempat orang tua saya tinggal, dan kagetlah saya karena ada 28 foto yang muncul <a href="http://kitlv.pictura-dp.nl/index.php?option=com_memorix&amp;Itemid=28&amp;task=result">di halaman tersebut</a>. Dan yang paling bikin saya penasaran adalah munculnya foto sebuah candi dengan keterangan &#8220;<em>Tempel te Soekoeh bij Poerwodadi</em>&#8221; atau &#8220;Candi Sukuh di Purwodadi&#8221;.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-537" title="candisukuh" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2010/06/candisukuh.jpg" alt="Candi Sukuh" width="603" height="437" /></p>
<p>Saya jadi penasaran, jangan-jangan orang Belanda ini salah dalam memasukkan kategori foto atau mungkin dahulu kala negatif fotonya tertukar dengan dokumentasi perjalanannya ke <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Sukuh">Tawangmangu</a>? Atau bisa jadi ada cerita berbeda mengenai candi ini yang tidak saya ketahui.</p>
<p>Saya  telah meninggalkan komentar di halaman tempat foto tersebut ditampilkan, semoga ada balasan.</p>
<p><small><strong>Note: </strong>gambar di atas merupakan screenshot layar dari tampilan <a href="http://kitlv.pictura-dp.nl/index.php?option=com_memorix&amp;Itemid=28&amp;task=topview&amp;CollectionID=1&amp;RecordID=86831&amp;PhotoID=KLV001122332">halaman ini</a>, foto Candi Sukuh pada tahun 1930.</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/candi-sukuh-di-purwodadi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Yang Terbujur Kaku</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/buku-yang-terbujur-kaku.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/buku-yang-terbujur-kaku.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 01:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[Awal-awal bekerja dahulu, saya selalu berusaha menyempatkan membeli satu buku setiap usai menerima gaji. Waktu itu paling sering berburu buku tentang komputer. Tetapi sejak saya menyadari bahwa banyak buku-buku lokal yang ternyata hanya terjemahan belaka, atau tulisan ala kadarnya, maka jenis buku yang dicari menjadi berbeda. Tapi itu duluuu. Iya, dengan beberapa huruf &#8220;u&#8221;. Sekarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awal-awal bekerja dahulu, saya selalu berusaha menyempatkan membeli satu buku setiap usai menerima gaji. Waktu itu paling sering berburu buku tentang komputer. Tetapi sejak saya menyadari bahwa banyak buku-buku lokal yang ternyata hanya terjemahan belaka, atau tulisan ala kadarnya, maka jenis buku yang dicari menjadi berbeda.</p>
<p>Tapi itu duluuu. Iya, dengan beberapa huruf &#8220;u&#8221;.</p>
<p>Sekarang keadaan berbeda, buku-buku terbujur kaku di rak. Jangankan membeli buku baru, buku berjudul Muhammad tulisan Karen Armstrong yang saya beli beberapa tahun yang lalu saja belum selesai saya baca. Mengerikan.</p>
<p>Dan akibat tidak pernah membaca buku lagi, otak rasanya jalan di tempat, bahkan berhenti. Ini lebih mengerikan.</p>
<p>Kasihan buku-buku itu, menunggu untuk dibaca sedangkan saya sok sibuk dengan urusan dunia. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/buku-yang-terbujur-kaku.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gara-Gara Obeng</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/gara-gara-obeng.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/gara-gara-obeng.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 15:34:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=475</guid>
		<description><![CDATA[Cukup menarik juga mengikuti perkembangan kasus foto blog bushro di tulisan Ndorokakung tentang adanya obeng di sidebar blog tersebut. Umumnya tanda obeng itu muncul ketika seseorang dalam keadaan login ke halaman blog yang bersangkutan. Karena itu, Ndoro dalam tulisannya sempat bertanya-tanya bagaimana Detik bisa mendapatkan skrinsyut blog dengan gambar obeng tersebut. Saya tidak berasumsi bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cukup menarik juga mengikuti perkembangan kasus foto blog bushro di <a href="http://ndorokakung.com/2009/07/31/detik-pecas-ndahe-2/">tulisan Ndorokakung</a> tentang adanya obeng di sidebar <a href="http://mediaislam-bushro.blogspot.com/">blog tersebut</a>. Umumnya tanda obeng itu muncul ketika seseorang dalam keadaan login ke halaman blog yang bersangkutan. Karena itu, Ndoro dalam tulisannya sempat bertanya-tanya bagaimana Detik bisa mendapatkan skrinsyut blog dengan gambar obeng tersebut.</p>
<p>Saya tidak berasumsi bahwa Ndoro beranggapan ada orang di dalam Detik yang melakukan hal tersebut, tetapi mungkin Ndoro beranggapan ada orang yang mengirimkan foto tersebut ke Detik (seperti misalnya pihak Al Qaeda mengirimkan video ke CNN). Dengan demikian akan bisa dilacak pemilik blog tersebut begitu mengetahui siapa pengirim foto skrinsyut itu ke Detik.</p>
<p>Tetapi komentar-komentar yang muncul malah berbelok, seolah Ndoro menuduh bahwa pihak Detik yang membuat foto (dan atau blog tersebut). Aduh, blogger itu memang terlalu banyak jenisnya, ada yang hobi mikir lalu nulis, tapi ada juga yang cuma hobi nulis.</p>
<p><span id="more-475"></span></p>
<p>Kemudian saya iseng bikin skrinsyut dari 4 browser yang berbeda, di atas OS Windows XP. Kesemuanya dalam keadaan tidak login ke Blogspot maupun Google account yang lain.</p>
<p>Kecuali di IE, semua muncul gambar obeng tetapi <em>top bar</em> yang di atas tidak bisa tampil dengan sempurna. Hanya di IE yang <em>top bar</em>-nya bisa tampil sempurna, tanpa obeng.</p>
<p><a href="http://img406.imageshack.us/i/operam.png/"><img src="http://img406.imageshack.us/img406/7334/operam.th.png" alt="Opera" /></a> <a href="http://img188.imageshack.us/i/chromei.png/"><img src="http://img188.imageshack.us/img188/8730/chromei.th.png" alt="Chrome" /></a></p>
<p><a href="http://img513.imageshack.us/i/firefoxo.png/"><img src="http://img513.imageshack.us/img513/1109/firefoxo.th.png" alt="Firefox" /></a> <a href="http://img37.imageshack.us/i/34660814.png/"><img src="http://img37.imageshack.us/img37/157/34660814.th.png" alt="IE" /></a></p>
<p>Eh, tapi kok saya malah kepikiran bahwa screenshot tersebut mungkin dibuat oleh seseorang yang tidak tahu caranya membuat screenshot di komputer ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/gara-gara-obeng.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Statistik Pembuat Resah</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/statistik-pembuat-resah.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/statistik-pembuat-resah.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 22:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=472</guid>
		<description><![CDATA[Gambar di atas adalah statistik salah satu website mainan saya, pernah melejit naik namun tiba-tiba anjlok. Pertanda terlalu sibuk atau terlalu malas?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img205.imageshack.us/img205/1614/39117165.png" alt="statistik website" /></p>
<p>Gambar di atas adalah statistik salah satu website mainan saya, pernah melejit naik namun tiba-tiba anjlok. Pertanda terlalu sibuk atau terlalu malas?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/statistik-pembuat-resah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia dan Israel?</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/indonesia-dan-israel.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/indonesia-dan-israel.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 19:48:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>
		<category><![CDATA[domain parking]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>
		<category><![CDATA[jevish]]></category>
		<category><![CDATA[jews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=468</guid>
		<description><![CDATA[Sejak pertama mengetahuinya saya selalu bertanya-tanya, kenapa situs ini menggunakan peta Indonesia dengan beberapa titik merah di dalamnya? Tampilannya memang mirip situs yang domainnya expired dan diparkir, tetapi yang ini agak beda. Sepertinya disengaja tampil seperti itu. Ada yang membisiki saya bahwa negara kita turunan Nabi Nuh, yang berarti adalah saudara tua mereka orang Israel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2009/06/screenshot-12.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-469" title="screenshot us-israel.org" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2009/06/screenshot-12.jpg" alt="screenshot us-israel.org" /></a> </p>
<p>Sejak pertama mengetahuinya saya selalu bertanya-tanya, kenapa <a href="http://us-israel.org/">situs ini</a> menggunakan peta Indonesia dengan beberapa titik merah di dalamnya? Tampilannya memang mirip situs yang domainnya expired dan diparkir, tetapi yang ini agak beda. Sepertinya disengaja tampil seperti itu.  </p>
<p>Ada yang membisiki saya bahwa negara kita turunan Nabi Nuh, yang berarti adalah saudara tua mereka orang Israel yang keturunan dari Ibrahim itu. Tapi bener enggaknya saya nggak tahu, ada yang tahu mungkin?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/indonesia-dan-israel.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Humanized</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/humanized.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/humanized.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 23:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sejarah kehidupan saya yang baru seperempat abad ini, saya merasa bahwa menjadi manusia adalah tugas yang cukup berat. Bukan karena kewajiban-kewajiban yang dibebankan melainkan usaha untuk menjaga agar badan dan jiwa ini layak disebut sebagai manusia. Secara fisik, badan saya ini tidak jauh berbeda dengan hewan. Ada daging, tulang, otak, mata, kepala, hidung, ekor, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sejarah kehidupan saya yang baru seperempat abad ini, saya merasa bahwa menjadi manusia adalah tugas yang cukup berat. Bukan karena kewajiban-kewajiban yang dibebankan melainkan usaha untuk menjaga agar badan dan jiwa ini layak disebut sebagai manusia.</p>
<p>Secara fisik, badan saya ini tidak jauh berbeda dengan hewan. Ada daging, tulang, otak, mata, kepala, hidung, ekor, kaki.. hampir sama persis. Saya rasa, satu-satunya hal yang membedakan hanyalah adanya akal pikiran, yang membuat kita mampu membuat peradaban.</p>
<p>Dan satu lagi yang tak kalah pentingnya adalah hati nurani. Saya tak tahu apakah binatang punya hati nurani apa enggak, mungkin saja punya. Nyatanya beberapa jenis binatang bisa sangat pengasih terhadap anaknya, saya yakin itu bukan sekadar &#8211;apa yang dinamakan&#8211; insting. <span id="more-462"></span></p>
<p>Bagian terberat dalam menjaga amanah menjadi manusia adalah &#8211;misalnya&#8211; ketika saya dihadapkan pada pilihan sulit tentang perasaan. Ketika saya ingin marah karena kecewa terhadap suatu hal, haruskah saya keluarkan amarah itu?</p>
<p>Kalau saya menjadi marah hanya karena disakiti &#8211;baik jiwa maupun raga&#8211; maka saya tidak jauh berbeda dengan binatang. Kalau setiap keinginan saya usahakan dan paksakan untuk terlaksana, saya juga merasa bahwa saya tidak terlalu jauh berbeda dengan binatang.</p>
<p>Saya sedang tidak menyebarkan mahzab apapun. Saya sedang bertelanjang dada, bersarung dan bengong di depan notebook menuliskan apa yang mengganjal di hati saya selama beberapa hari terakhir, mencari kata-kata yang pas agar orang lain bisa mencerna dan kalau bisa memahami.</p>
<p>Kalau tidak bisa memahami ya sudah, namanya manusia pasti punya kelemahan-kelemahan juga.</p>
<p>Tetapi kalau kemudian kelemahan-kelemahan itu digunakan sebagai pembenaran untuk melakukan hal-hal yang kurang manusiawi itu artinya seseorang belum layak disebut manusia. Bukankah manusia juga dilengkapi dengan beberapa kelebihan-kelebihan?</p>
<p>Sayangnya ras manusia sering juga menggunakan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki untuk mendominasi sesama ras manusia ataupun ras lain. Saya tak tahu apakah yang seperti itu juga layak disebut sebagai manusia, manusia dalam kata <em>human</em>, bukan <em>men</em>..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/humanized.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guruku Seribu</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/guruku-seribu.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/guruku-seribu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 10:56:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=447</guid>
		<description><![CDATA[Saya cukup kaget pagi tadi melihat RSS reader di browser Opera saya demi mendapati Arya meng-update blog-nya. Ternyata tentang guru jaman dia SMA, saat itu saya baru sadar bahwa hari ini adalah peringatan hari guru. Sebuah gelar yang cukup sakral menurut saya, karena tidak semua orang mampu menjadi guru. Kemudian saya dapati juga tulisan Zen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya cukup kaget pagi tadi melihat RSS reader di browser Opera saya demi mendapati <a href="http://aryaperdhana.wordpress.com/2008/11/25/guru/">Arya</a> meng-update blog-nya. Ternyata tentang guru jaman dia SMA, saat itu saya baru sadar bahwa hari ini adalah peringatan hari guru. Sebuah gelar yang cukup sakral menurut saya, karena tidak semua orang mampu menjadi guru.</p>
<p>Kemudian saya dapati juga <a href="http://pejalanjauh.com/2008/11/24/uken/">tulisan Zen</a> <del> sang penyembah pepohonan</del> dan <a href="http://www.pitopoenya.com/?p=628">tulisan Pito</a> yang juga membahas sosok guru yang melekat dalam kepala dan hati mereka. Semuanya sungguh menarik, bagaimana sosok guru bisa menginspirasi dan merubah hidup seseorang. Karena untuk itulah gelar &#8216;guru&#8217; layak mereka sandang. Tentu saja guru-guru tersebut tidak pernah sekalipun ingin dianggap hebat, tapi karena mereka memang hebat.</p>
<p>Meskipun kata guru itu bisa merujuk ke manusia atau binatang atau benda apapun, namun ada sesosok guru yang cukup melekat di kepala dan benak saya. Guru Bahasa Inggris ketika saya kelas 1 SMU, namanya Pak Santoso Pamungkas, biasa dipanggil Pak San. Dalam mengajar beliau tidak hanya mengajari grammar tetapi cenderung budaya dan kultur, sehingga pemahaman Bahasa Inggris lebih terasa.</p>
<p>Selain itu beliau juga terkenal karena mempunyai kelebihan spiritual. Saya paling senang mendengar cerita beliau soal hal-hal spiritual yang beliau alami, sangat menarik. Dan yang paling penting, dia mengajari bagaimana memperlakukan ladies in a proper way. Keren!</p>
<p>Oke Pak San, semoga saat ini Anda nggak di surga atau neraka melainkan di tengah-tengahnya, sukur-sukur sedang leyeh-leyeh di samping Tuhan, seperti yang pernah Anda katakan ketika bercerita tentang kehidupan setelah mati yang Anda harapkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/guruku-seribu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Harus Khawatir?</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/kenapa-harus-khawatir.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/kenapa-harus-khawatir.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 00:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=443</guid>
		<description><![CDATA[Hujan turun semakin deras dan saya terjebak di bawah atap sempit, batas antara basah dan kering begitu tipis. Ah tapi sepertinya saya tidak terjebak, hujanlah yang terjebak karena tidak bisa menyentuh tubuh ini ha.ha. Kawan, kalau kita tidak bisa merubah cuaca dari hujan menjadi tidak hujan, kenapa tidak merubah cara berpikir kita bahwa hujan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hujan turun semakin deras dan saya terjebak di bawah atap sempit, batas antara basah dan kering begitu tipis. Ah tapi sepertinya saya tidak terjebak, hujanlah yang terjebak karena tidak bisa menyentuh tubuh ini ha.ha.</p>
<p>Kawan, kalau kita tidak bisa merubah cuaca dari hujan menjadi tidak hujan, kenapa tidak merubah cara berpikir kita bahwa hujan ini sebenarnya yag terbaik bagi kita? Banyak orang merana karena tidak mau menerima kenyataan bahwa hujan itu indah, mereka bersikukuh bahwa kering itu indah dan hujan hanya dibutuhkan sesekali saja. Ah, pantas saja mereka merana. <span id="more-443"></span></p>
<p>Dan ini bukan denial, karena saya setulus hati menerima hujan ini. Tidak perlu saya berpikir kapan kering datang karena hujanlah yang saat ini saya hadapi.</p>
<p>Lalu bagaimana jika hujan tiada berkesudahan dan kering tidak datang atau terjadi banjir?</p>
<p>Maka saya berkata, kenapa harus khawatir dengan segala yang akan dan tidak akan terjadi?</p>
<p><small>* Ditulis beberapa hari yang lalu, ketika kehujanan.</small><small></small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/kenapa-harus-khawatir.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan Hari Minggu</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/renungan-hari-minggu.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/renungan-hari-minggu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 16:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Maaf kalau judulnya terlalu sok pemikir, tadinya mau saya kasih judul &#8216;Pentingnya Komunikasi dalam Kehidupan Sehari-Hari&#8217; tapi kok ya malah wagu. Sebenarnya cuma mau curhat belaka sih Jadi hari Minggu pagi tadi, saya dan teman-teman CahAndong ada rencana untuk Jablay di Boulevard UGM sambil cuci mata dan isi perut. Pagi-pagi saya dikirimin SMS sama Anto [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf kalau judulnya terlalu sok pemikir, tadinya mau saya kasih judul &#8216;Pentingnya Komunikasi dalam Kehidupan Sehari-Hari&#8217; tapi kok ya malah wagu. Sebenarnya cuma mau curhat belaka sih <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi hari Minggu pagi tadi, saya dan teman-teman CahAndong ada rencana untuk <abbr title="Jogja Blogger Day/Sunday">Jablay</abbr> di Boulevard UGM sambil cuci mata dan isi perut. Pagi-pagi saya dikirimin SMS sama <a href="http://antobilang.wordpress.com">Anto</a> dan <a href="http://funkshit.ariprasetyo.com">Pangsit</a>, tapi ndilalah saya masih tidur. Lalu <a href="http://ekowanz.info">pemain bass betot</a> menelpon saya, barulah saya bangun dan saya bilang akan nyusul.</p>
<p>Begitu telpon ditutup, lah kok saya langsung tewas lagi <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  <span id="more-433"></span></p>
<p>Tengah hari, saya mendapat SMS lagi, ternyata teman-teman CahAndong itu ngajak renang. Lalu saya bilang bahwa saya akan ikut nanti sesi makan siang saja. Lalu saya tidur lagi. Sebenarnya ada teman wanita yang ngajak renang juga tetapi tidak saya iyakan karena dia di Semarang <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sore hari bangun, kelaparan, lalu makan di warung sebelah. Lalu tidur lagi (duh!)</p>
<p>Ketika bangun, saya mendapatkan SMS lagi dari <a href="http://antobilang.com">Anto</a> yang mengatakan bahwa teman-teman CahAndong sedang makan malam di suatu tempat di Jalan Kaliurang. SMS itu masuk ke henpon saya lebih dari 1 jam yang lalu. Juga ada beberapa miskol dari <a href="http://tikabanget.com">Jeng Tika</a>.</p>
<p>Ketika ingin mengetahui keberadaan mereka, saya coba telpon tetapi ternyata pulsa saya habis. Saya baru ingat bahwa sore hari tadi ada teman yang curhat lewat telpon, karena terputus maka saya yang gantian nelpon dia sampe pulsa habis (lagi pula ini hari terakhir masa aktif pulsa saya, jadi saya habiskan sekalian).</p>
<p>Tanpa ngecek dulu, saya koprol ke tempat makan yang disebutkan tadi. Sudah tidak ada wajah-wajah yang saya kenal di sana. Saya tidak berusaha menyelidiki kemungkinan mereka menyamar untuk mengelabui saya, akhirnya saya cari kios pulsa terdekat. Oh iya, kios pulsa di Jogja ini sangat buanyak. Lebih sulit menemukan orang jualan kacang daripada orang jualan pulsa.</p>
<p>Ternyata eh ternyata, sistem pengisian pulsa untuk operator seluler yang saya gunakan sedang bermasalah. Kios pulsa itu juga tidak menjual voucher gosok, akhirnya saya kabur ke wartel depan kost.</p>
<p>Begitu masuk, ternyata wartelnya dah gulung tikar <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akhirnya balik ke kost dengan gontai, dalam hati rasanya seperti terdampar di pulau terpencil ha.ha.</p>
<p>Maafkan saya ya teman-teman, saya sungguh ngerasa gak enak hati hari ini <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/renungan-hari-minggu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

