<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Follow me not!</title>
	<atom:link href="http://the.sandalian.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://the.sandalian.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 17:59:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Delima Tiga Negara</title>
		<link>http://the.sandalian.com/gak-penting/delima-tiga-negara.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/gak-penting/delima-tiga-negara.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 17:59:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gak Penting]]></category>
		<category><![CDATA[delima]]></category>
		<category><![CDATA[pome]]></category>
		<category><![CDATA[pomegranate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=731</guid>
		<description><![CDATA[Waktu kecil, di sebelah rumah orang tua saya ada pohon delima. Saya suka dengan aroma bunganya yang wangi-wangi gimana gitu. Namun saat bunganya menjadi buah, agak susah bagi saya untuk menikmati buah delima tersebut. &#8220;Daging&#8221; delima mirip dengan biji pepaya, dibalut selaput tipis dan ada cairannya. Cara menikmati buah delima adalah dengan ngemut biji-biji itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu kecil, di sebelah rumah orang tua saya ada pohon delima. Saya suka dengan aroma bunganya yang wangi-wangi gimana gitu. Namun saat bunganya menjadi buah, agak susah bagi saya untuk menikmati buah delima tersebut.</p>
<p>&#8220;Daging&#8221; delima mirip dengan biji pepaya, dibalut selaput tipis dan ada cairannya. Cara menikmati buah delima adalah dengan ngemut biji-biji itu sembari sedikit menggigit bijinya agar selaputnya pecah dan cairannya bisa disesap. Delima di samping rumah dulu itu, rasanya masam. Tidak ada manis-manisnya, karena itu tidak pernah dijadikan sebagai &#8220;buah beneran&#8221; oleh orang-orang rumah.</p>
<p>Dua puluh tahunan kemudian, saya menjumpai lagi buah delima di Jogja. Di Carefour saya nemu delima yang mirip sekali dengan delima jaman saya kecil, kemungkinan dari varietas yang sama, saya sebut saja delima lokal. Harganya 5-7 ribu per buahnya, dan saya beli satu untuk mengobati rasa penasaran.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-732" title="delima lokal" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2012/01/delima-lokal-1.jpg" alt="delima lokal" width="550" height="413" /></p>
<p>Penampilannya &#8220;kering&#8221; seperti delima di samping rumah dulu.  Saat dibelah, ternyata benar-benar sama dengan delima jaman saya kecil. Bijinya kecil-kecil dan rasanya masam.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-733" title="delima lokal dibelah" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2012/01/delima-lokal-2.jpg" alt="delima lokal dibelah" width="550" height="413" /></p>
<p>Akhirnya cuma saya sesap beberapa saja, dan sisanya dibuang.</p>
<p><span id="more-731"></span> Beberapa bulan kemudian, setelah saya menikahi anak orang, ternyata di rumah mertua ada pohon delima juga. Waktu saya ke rumah mertua, buahnya masih cukup kecil untuk dimakan.</p>
<p>Ndilalah beberapa bulan lagi saat Ibu Mertua datang ke Jogja, beliau membawa 3 buah delima yang katanya dibeli dari pasar lokal di daerah Bojonegoro sana. Harga 3 buahnya lima ribu rupiah, berarti yang di Carefour waktu itu sangat mahal <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi ternyata delimanya sama saja, rasanya masam  dan agak susah dinikmati hehe..</p>
<p>Lalu menjelang Natal 2011 kemarin saya nemu delima dengan label &#8220;Delima RRC&#8221; di Superindo, ukurannya lebih besar dan warna buahnya agak lebih pucat.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-734" title="delima-rrc-1" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2012/01/delima-rrc-1.jpg" alt="delima RRC belum dikupas" width="550" height="413" /></p>
<p>Setelah dibelah..</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-735" title="delima-rrc-2" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2012/01/delima-rrc-2.jpg" alt="delima RRC setelah dibelah" width="550" height="413" /></p>
<p>Bulirnya besar-besaaar, rasanya manis, dan sangat juicy. Kalau seperti ini sih dibuat jus juga enak, kalau delima lokal di atas tadi mungkin malah rasa bijinya yang dominan. Harganya sekitar 30 ribu per kilogram.</p>
<p>Dan yang terakhir, setelah tahun baru saya nemu delima jenis lain lagi di Superindo. Labelnya adalah delima Spanyol.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-736" title="delima-spanyol-1" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2012/01/delima-spanyol-1.jpg" alt="delima spanyol belum dibelah" width="550" height="413" /></p>
<p>Ukurannya lebih besar daripada delima RRC maupun delima lokal, tetapi warna kulitnya hampir mirip dengan delima lokal.</p>
<p>Karena penasaran dengan isinya, segera saya belah&#8230;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-737" title="delima-spanyol-2" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2012/01/delima-spanyol-2.jpg" alt="delima spanyol dibelah" width="550" height="413" /></p>
<p>Jika dibandingkan ukuran buah yang belum dibelah, bulir-bulir delima spanyol ini lebih kecil dibanding delima RRC. Rasanya manis tapi tidak semanis delima RRC, juga kurang juicy. Tetapi bijinya lumayan lunak dibanding delima RRC dan delima lokal.</p>
<p>Delima Spanyol ini harganya sekitar 40 ribu per kilogram, waktu itu saya cuma beli 1 butir saja, kena sekitar 8 ribu rupiah.</p>
<p>Secara keseluruhan, delima RRC yang paling enak dan segar rasanya <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/gak-penting/delima-tiga-negara.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tak Semua Mimpi Menjadi Kenyataan</title>
		<link>http://the.sandalian.com/gak-penting/tak-semua-mimpi-menjadi-kenyataan.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/gak-penting/tak-semua-mimpi-menjadi-kenyataan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 17:35:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gak Penting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=723</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya membuat suatu wish list, berupa dua buah benda yang saya inginkan. Benda yang pertama, sebuah senter, sudah menjadi kenyataan alias sudah berhasil saya dapatkan. Sedangkan benda kedua, sebuah pisau Spyderco, belum berhasil saya dapatkan. Namun saat ini sudah mendapatkan penggantinya,  sebuah pisau juga yang harganya lebih terjangkau. Sebuah pisau lipat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu yang lalu saya membuat suatu <a href="http://the.sandalian.com/gak-penting/wish-list-2.html">wish list</a>, berupa dua buah benda yang saya inginkan. Benda yang pertama, <a href="http://the.sandalian.com/gak-penting/sekilas-quark-mini-123.html">sebuah senter</a>, sudah menjadi kenyataan alias sudah berhasil saya dapatkan.</p>
<p>Sedangkan benda kedua, sebuah pisau Spyderco, belum berhasil saya dapatkan. Namun saat ini sudah mendapatkan penggantinya,  sebuah pisau juga yang harganya lebih terjangkau. Sebuah pisau lipat kecil dari Kershaw:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-724" title="Kershaw LFK 1700" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2012/01/kershaw-lfk-1.jpg" alt="Kershaw LFK 1700" width="550" height="387" /></p>
<p>Saya memilih pisau ini karena ukurannya cukup kecil dan bisa dibuka menggunakan satu tangan. Saat dilipat, ukurannya lebih kecil dibanding korek gas yang dijual di Circle K, jadi saat dimasukkan kantong tidak terlalu ngganjel. Tapi karena kecil, malah was-was takut jatuh <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<span id="more-723"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-725" title="Kershaw LFK 1700" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2012/01/kershaw-lfk-2.jpg" alt="Blade of Kershaw LFK 1700" width="550" height="413" /></p>
<p>Lalu kenapa judul tulisan ini adalah &#8216;tak semua mimpi menjadi kenyataan&#8217;? Karena di dalam wish list saya pengen Spyderco tapi dapetnya Kershaw.</p>
<p>Tapi setelah dipikir-pikir Kershaw LFK ini lebih kecil sehingga kesan intimidatif-nya berkurang. Itu bagus, karena pisau ini memang hanya akan digunakan sebagai alat potong, bukan alat perang.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-726" title="Kershaw LFK 1700" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2012/01/kershaw-lfk-3.jpg" alt="Kershaw LFK 1700 on hand" width="547" height="626" /></p>
<p>Karena ukurannya terlalu kecil, saya butuh sebuah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lanyard">lanyard</a> untuk Kershaw LFK ini. Sayangnya parachord yang saya miliki ukurannya terlalu besar, jadi harus mencari tali yang lain. Mungkin kapan-kapan akan mencari tali prusik, moga-moga ada yang warnanya polos atau monokrom agar tidak terlalu meriah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/gak-penting/tak-semua-mimpi-menjadi-kenyataan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk Digunakan, Bukan Dipajang</title>
		<link>http://the.sandalian.com/gak-penting/untuk-digunakan-bukan-dipajang.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/gak-penting/untuk-digunakan-bukan-dipajang.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 14:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gak Penting]]></category>
		<category><![CDATA[alat potong]]></category>
		<category><![CDATA[knives]]></category>
		<category><![CDATA[kukri]]></category>
		<category><![CDATA[kukri nepal]]></category>
		<category><![CDATA[pisau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=717</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai penggemar alat potong, saya paling menikmati saat-saat memanfaatkan alat potong yang saya miliki sebagaimana mestinya: untuk memotong. Selain saat memotong, hal lain yang saya sukai adalah saat membersihkan dan mengasahnya. Seperti siang tadi, membersihkan semak-semak di depan rumah menggunakan kukri buatan Nepal, kiriman dari seorang teman yang menamakan dirinya  Hommer J. Simpson, dua tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai penggemar alat potong, saya paling menikmati saat-saat memanfaatkan alat potong yang saya miliki sebagaimana mestinya: untuk memotong. Selain saat memotong, hal lain yang saya sukai adalah saat membersihkan dan mengasahnya.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-718" title="kukri" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/12/kukri.jpg" alt="Mini Kukri" width="480" height="640" /></p>
<p>Seperti siang tadi, membersihkan semak-semak di depan rumah menggunakan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kukri" title="Kukri di Wikipedia">kukri</a> buatan Nepal, kiriman dari seorang teman yang menamakan dirinya  Hommer J. Simpson, dua tahun yang lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/gak-penting/untuk-digunakan-bukan-dipajang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mukri</title>
		<link>http://the.sandalian.com/to-think-of/mukri.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/to-think-of/mukri.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 17:08:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[To Think Of]]></category>
		<category><![CDATA[in memoriam]]></category>
		<category><![CDATA[memorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=713</guid>
		<description><![CDATA[Namanya Mukri, hanya dua suku kata, kakak laki-laki dari Ibu saya dan saya panggil Pakdhe. Lahir entah tahun berapa, selisih beberapa tahun dari ibu saya yang lahir tahun 1953. Sejak saya kecil, Pakdhe Mukri ini kalau siang bertani di sawah dan malamnya berprofesi sebagai dukun pijat di desa. Namun kata ibu saya, jaman dulu Pakdhe [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Namanya Mukri, hanya dua suku kata, kakak laki-laki dari Ibu saya dan saya panggil Pakdhe. Lahir entah tahun berapa, selisih beberapa tahun dari ibu saya yang lahir tahun 1953.</p>
<p>Sejak saya kecil, Pakdhe Mukri ini kalau siang bertani di sawah dan malamnya berprofesi sebagai dukun pijat di desa. Namun kata ibu saya, jaman dulu Pakdhe Mukri pernah berprofesi sebagai tukang servis radio. Kalau tidak salah sekitar tahun 80-an, waktu itu radio masih lebih besar dari kotak sepatu.</p>
<p>Tapi saya masih terlalu kecil waktu itu, jadi begitu &#8220;<em>njowo</em>&#8221; saya hanya tahu bahwa Pakdhe Mukri adalah tukang pijit di desa. Pasiennya adalah masyarakat desa tempat kami tinggal.</p>
<p><span id="more-713"></span></p>
<p>Satu &#8220;paket&#8221; pemijatan terdiri dari dua sesi dan satu sesinya kurang lebih 1 sampai 1.5 jam. Sesi kedua biasa disebut &#8220;<em>mindho</em>&#8221; dan dilakukan beberapa hari setelah sesi pertama dilakukan. Di sesi kedua inilah biasanya pasien datang sambil membawa &#8220;<em>parem</em>&#8220;, yaitu ongkos jasa yang berupa gula, kopi/teh, beras dan sebungkus kecil kembang boreh/setaman yang dibungkus daun pisang.</p>
<p>Bunga setaman tersebut biasanya akan diremas-remas dan dibalurkan ke telapak dan punggung tangan Pakdhe Mukri, biasanya dilakukan setelah pasien pulang.</p>
<p>Begitu saya beranjak dewasa, Pakdhe Mukri selalu jadi langganan saya setiap pulang kemah, naik gunung, atau saat kecapekan karena kegiatan sekolah lainnya. Lalu saya mendapat pekerjaan dan pindah ke Jogja, Pakdhe Mukri selalu menjadi tempat yang saya tuju setiap malam begitu saya pulang ke rumah. Apalagi kalau bukan untuk pijat.</p>
<p>Dan pada tanggal 1 April 2009, saya mendapat SMS dari kakak saya bahwa Pakdhe Mukri meninggal setelah beberapa bulan terbaring karena stroke.</p>
<p>Sepagi mungkin saya pulang dan sampai rumah saat jenazah Pakdhe akan dimandikan. Saat berangkat ke pemakaman, saya sempat ikut memikul keranda dari rumah. Tapi tidak sampai ke pemakaman karena 3 pemikul lainnya lebih tinggi dari saya sehingga saya kewalahan mengimbanginya dan digantikan oleh tetangga yang lain.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-714" title="Nisan Pakdhe Mukri" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/12/mukri.jpg" alt="Nisan Pakdhe Mukri" width="550" height="413" /></p>
<p>Dua setengah tahun lebih telah lewat, dan malam  ini  adalah peringatan 1000 hari meninggalnya Pakdhe Mukri. Saya tidak pulang ke rumah untuk ikut kenduri, hanya mendoakan dari sini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/to-think-of/mukri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerhana Bulan Malam Ini</title>
		<link>http://the.sandalian.com/gak-penting/gerhana-bulan-malam-ini.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/gak-penting/gerhana-bulan-malam-ini.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 19:24:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gak Penting]]></category>
		<category><![CDATA[bulan]]></category>
		<category><![CDATA[gerhana]]></category>
		<category><![CDATA[gerhana bulan]]></category>
		<category><![CDATA[gerhana desember]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=708</guid>
		<description><![CDATA[Begitu mengetahui akan ada gerhana bulan total malam ini, sore tadi saya segera mengeluarkan teleskop mainan ini dari dalam kamar yang disulap menjadi gudang sementara. Setelah dikeluarkan dari kardusnya, lalu dirakit dan dipasang di tripod sebagai penyangganya. Sebelum di-ujicoba melihat gerhana bulan, dicoba dulu ngeker action figure di atas kulkas. Hasilnya lumayan, dan gambarnya memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Begitu mengetahui akan ada gerhana bulan total malam ini, sore tadi saya segera mengeluarkan teleskop mainan ini dari dalam kamar yang disulap menjadi gudang sementara. </p>
<p>Setelah dikeluarkan dari kardusnya, lalu dirakit dan dipasang di tripod sebagai penyangganya.</p>
<p><img src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/12/teleskop.jpg" alt="" title="teleskop" width="456" height="640" class="alignnone size-full wp-image-709" /><br />
<span id="more-708"></span><br />
Sebelum di-ujicoba melihat gerhana bulan, dicoba dulu ngeker action figure di atas kulkas.</p>
<p><img src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/12/keker.jpg" alt="" title="keker" width="590" height="455" class="alignnone size-full wp-image-710" /></p>
<p>Hasilnya lumayan, dan gambarnya memang terbalik karena di dalam teleskop ini tidak ada lensa pembaliknya. Woke, siap digunakan untuk menikmati gerhana.</p>
<p>Lalu keluar rumah, mencari bulan. Di mana? Di mana? Lalu kirim pesan ke <a href="http://log.pengki.us">Pengki</a> melalui Whatsapp tentang lokasi bulan, karena sebelumnya dia ngirimi saya foto gerhana. &#8220;Sebelah utara agak ke timur dikit,&#8221; katanya.</p>
<p>Mata saya jelalatan memandangi langit, hanya nemu satu cahaya samar-samar di langit sebelah utara agak ke timur. Tertutup mendung sodara-sodara >_<</p>
<p>Setelah menunggu sekian lama, hingga jam 11 malam, langit masih tertutup mendung. Lewat jam 11 malam langit mulai cerah, dan gerhana sudah selesai. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/gak-penting/gerhana-bulan-malam-ini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dispenser Batere</title>
		<link>http://the.sandalian.com/gak-penting/dispenser-batere.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/gak-penting/dispenser-batere.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 15:50:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gak Penting]]></category>
		<category><![CDATA[EDC]]></category>
		<category><![CDATA[flashlight]]></category>
		<category><![CDATA[knives]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/gak-penting/dispenser-batere.html</guid>
		<description><![CDATA[Selain pisau lipat, benda yang hampir tiap hari saya bawa adalah sebuah senter kecil. Karena membawa senter, saya merasa perlu membawa batere cadangan agar sewaktu-waktu batere yang ada di dalam senter habis bisa langsung diganti. Namun menaruh beberapa baterai begitu saja di dalam kantong tas kadang agak ribet, karena bisa nyelip kemana-mana. Kadang saya bungkus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display:block;margin-right:auto;margin-left:auto;" alt="image" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/11/wpid-C360_2011-11-1322-42-31-1.jpg" /></p>
<p>Selain pisau lipat, benda yang hampir tiap hari saya bawa adalah sebuah senter kecil. Karena membawa senter, saya merasa perlu membawa batere cadangan agar sewaktu-waktu batere yang ada di dalam senter habis bisa langsung diganti.</p>
<p>Namun menaruh beberapa baterai begitu saja di dalam kantong tas kadang agak ribet, karena bisa nyelip kemana-mana. Kadang saya bungkus jadi satu di dalam plastik, tapi kok kurang praktis, juga kurang keren.</p>
<p>Lalu saya lihat di sebuah forum ada yg jualan case merek <a href="http://powerpax.net">Power Pax</a> yang bisa menampung 4 batere sekaligus dan bentuknya cukup menarik. Sayangnya hanya tinggal warna army green dan oranye, seri yang glow in the dark sudah habis.</p>
<p>Sekarang nampaknya butuh barang baru lagi, sebuah tas kecil untuk menampung segala EDC (Every Day Carry) saya. Naksir Maxpedition tapi kok harganya agak mahal.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/gak-penting/dispenser-batere.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas Quark Mini 123</title>
		<link>http://the.sandalian.com/gak-penting/sekilas-quark-mini-123.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/gak-penting/sekilas-quark-mini-123.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 19:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gak Penting]]></category>
		<category><![CDATA[flashlight]]></category>
		<category><![CDATA[quark]]></category>
		<category><![CDATA[quark mini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=682</guid>
		<description><![CDATA[Yap, sesuai tulisan saya sebelumnya, kali ini saya akan menulis mengenai EDC baru saya: sebuah senter imut, Quark Mini 123. Mari kita keluarkan senter tersebut dari kardusnya.. Isi di dalam kemasan adalah senter, sebuah baterai CR 123, lanyard/gantungan, buku petunjuk, dan sebuah O ring tambahan (di dalam kantong plastik kecil). Senter ini menggunakan baterai CR [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yap, sesuai tulisan saya <a href="http://the.sandalian.com/berita/tongkat-cahaya.html">sebelumnya</a>, kali ini saya akan menulis mengenai <abbr title="Every Day Carry/bawaan sehari-hari">EDC</abbr> baru saya: sebuah senter imut, <a href="http://www.4sevens.com/index.php?cPath=297_355">Quark Mini 123</a>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-694" title="quark02" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/09/quark02.jpg" alt="Quark Mini 123 di dalam kardus" width="550" height="413" /></p>
<p>Mari kita keluarkan senter tersebut dari kardusnya..</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-695" title="quark03" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/09/quark03.jpg" alt="Isi dalam kemasan" width="550" height="413" /></p>
<p>Isi di dalam kemasan adalah senter, sebuah baterai CR 123, lanyard/gantungan, buku petunjuk, dan sebuah O ring tambahan (di dalam kantong plastik kecil).<br />
<span id="more-682"></span><br />
Senter ini menggunakan baterai CR 123 yang ukurannya lebih pendek dibanding baterai AA.</p>
<p>Meski lebih pendek, baterai ini mempunyai tegangan 3 volt, dua kali lipat dibanding baterai AA yang hanya 1.5 volt. Karena tegangannya lebih tinggi, maka senter ini akan lebih terang dibanding senter dengan seri yang sama namun menggunakan baterai AA (Quark Mini AA).</p>
<p>Berikut ini perbandingan ukuran senter dan baterai CR 123 (tengah) terhadap baterai AA (kanan). Lebih pendek dan sedikit lebih chubby bukan?</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-696" title="quark04" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/09/quark04.jpg" alt="perbandingan dengan baterai AA" width="550" height="413" /></p>
<p>Karena ukuran senter yang cukup kecil, membuat senter ini cukup nyaman untuk dipegang..</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-697" title="quark05" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/09/quark05.jpg" alt="senter dalam genggaman" width="550" height="413" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-698" title="quark06" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/09/quark06.jpg" alt="digenggam lagi" width="550" height="413" /></p>
<p>Selain nyaman dipegang, tentu saja senter sekecil ini juga sangat nyaman untuk dikantongi.</p>
<p>Senter ini mempunyai 3 level keterangan, eh, maksudnya tingkat terangnya ada 3 level. Cara menyalakannya adalah dengan memutar head senter searah jarum jam, dan bisa dimatikan dengan memutar head senter berlawanan arah jarum jam.</p>
<p>Sedangkan untuk berganti mode/level, caranya dengan dihidupkan, dimatikan, lalu dihidupkan kembali secara cepat (di bawah dua detik), urutannya adalah Low &#8211; Medium &#8211; High. Jika senter mati lebih dari dua detik, saat dihidupkan akan kembali ke level paling redup.</p>
<p>Jika ada yang penasaran dengan spesifikasi senter ini, langsung baca dari buku petunjuknya saja yaaa..</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-693" title="quark01" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/09/quark01.jpg" alt="spesifikasi" width="550" height="413" /></p>
<p>Output tertinggi (high mode) adalah 180 lumen. Sebagai gambaran seberapa terang 180 lumen, kemarin saya mencoba menyalakan lampu motor (Suzuki Shogun SP 125) dan di-gas agar lampunya menyala terang. Lalu sorot lampu di tembok saya &#8220;timpa&#8221; dengan lampu senter ini. Dan sorot lampu dari motor Shogun tidak lagi terlihat di tembok tersebut.</p>
<p>Sayangnya senter ini tidak boleh menggunakan baterai rechargeable, sehingga saya harus membeli beberapa baterai CR123 tambahan untuk stok.</p>
<p>Sedikit cerita, senter ini saya dapatkan dari <a href="http://4sevens.com">4Sevens </a>setelah sekian lama menabung *halah*. Dengan harga 39 dolar, ditambah 3 dolar untuk asuransi (opsional), akhirnya senter tersebut dikirimkan ke alamat yang saya berikan tanpa ongkos kirim sama sekali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/gak-penting/sekilas-quark-mini-123.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tongkat Cahaya</title>
		<link>http://the.sandalian.com/berita/tongkat-cahaya.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/berita/tongkat-cahaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 16:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[lumen]]></category>
		<category><![CDATA[quark]]></category>
		<category><![CDATA[senter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=678</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya sebuah senter yang sebelumnya saya tulis di wish list telah menjadi kenyataan. Sebuah senter mungil dengan output maksimal 180-an lumen. Jika sempat, saya akan menuliskan review mengenai senter Quark Mini 123 ini di blog ini juga]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-679" title="4seven" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/09/4seven.jpg" alt="Quark Mini 123" width="481" height="270" /></p>
<p>Akhirnya sebuah senter yang sebelumnya saya tulis di <a href="http://the.sandalian.com/gak-penting/wish-list-2.html">wish list</a> telah menjadi kenyataan. Sebuah senter mungil dengan output maksimal 180-an lumen.</p>
<p>Jika sempat, saya akan menuliskan review mengenai senter Quark Mini 123 ini di blog ini juga <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/berita/tongkat-cahaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foto Bledug Kuwu dari Jaman Kumpeni</title>
		<link>http://the.sandalian.com/sejarah-keren/foto-bledug-kuwu-dari-jaman-kumpeni.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/sejarah-keren/foto-bledug-kuwu-dari-jaman-kumpeni.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 18:04:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Keren]]></category>
		<category><![CDATA[belanda]]></category>
		<category><![CDATA[bledug kuwu]]></category>
		<category><![CDATA[kumpeni]]></category>
		<category><![CDATA[kuwu]]></category>
		<category><![CDATA[mud volcano]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[voc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=671</guid>
		<description><![CDATA[Dari sebuah link yang diberikan oleh Pengki yang berisi foto Ranu Kumbolo di jaman penjajahan Belanda, saya lalu melakukan pencarian untuk kampung kelahiran saya, Purwodadi. Salah satu hasilnya adalah beberapa foto Bledug Kuwu, sebuah situs mud volcano yang menurut mitos merupakan jalur keluarnya Baru Klinthing (ular raksasa yang mengaku sebagai anaknya Aji Saka) setelah berhasil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari sebuah <a href="http://collectie.tropenmuseum.nl">link </a>yang diberikan oleh <a href="http://log.pengki.web.id">Pengki </a>yang berisi foto Ranu Kumbolo di jaman penjajahan Belanda, saya lalu melakukan pencarian untuk kampung kelahiran saya, Purwodadi.</p>
<p>Salah satu hasilnya adalah beberapa foto <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bledug_Kuwu">Bledug Kuwu</a>, sebuah situs <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mud_volcano">mud volcano</a> yang menurut mitos merupakan jalur keluarnya Baru Klinthing (ular raksasa yang mengaku sebagai anaknya Aji Saka) setelah berhasil membunuh siluman buaya putih di pantai selatan.</p>
<p>Bledug Kuwu sendiri adalah gabungan dua kata, bledug dan Kuwu. Kuwu adalah sebuah kota kecil di sebelah timur Purwodadi. Dari sebuah buku yang saya curi baca di Gramedia (lupa judulnya), konon Kuwu adalah tempat kelahiran Ken Dedes. Entah benar entah salah, saya nggak tahu.</p>
<p>Berikut ini empat foto yang saya temukan di website dari Belanda tersebut.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-672" title="koewoe1" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/08/koewoe1.jpg" alt="Anggota klub sejarah alam (natuurhistorische vereniging) mengunjungi pabrik garam di Kuwu" width="589" height="422" /></p>
<p>Anggota klub sejarah alam (natuurhistorische vereniging) mengunjungi pabrik garam di Kuwu.</p>
<p><span id="more-671"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-673" title="koewoe2" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/08/koewoe2.jpg" alt="Susunan bambu untuk penguapan air (untuk mendapatkan garam) di sebuah pabrik garam di Kuwu" width="588" height="325" /></p>
<p>Susunan bambu untuk penguapan air (untuk mendapatkan garam) di sebuah pabrik garam di Kuwu.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-674" title="koewoe3" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/08/koewoe3.jpg" alt="Anggota klub sejarah alam (natuurhistorische vereniging) sedang melihat air yang menyembul dari dalam tanah" width="592" height="342" /></p>
<p>Anggota klub sejarah alam (natuurhistorische vereniging) sedang melihat air yang menyembul dari dalam tanah.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-675" title="koewoe4" src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/08/koewoe4.jpg" alt="Anggota klub sejarah alam (natuurhistorische vereniging) di tempat sumber air asin yang memancar di Pertamina-nya kumpeni (NKPM: Nederlandsche Koloniale Petroleum Maatschappij) di Kunduran, perbatasan Purwodadi dan Blora." width="440" height="591" /></p>
<p>Anggota klub sejarah alam (natuurhistorische vereniging) di tempat sumber air asin yang memancar di Pertamina-nya kumpeni (NKPM: Nederlandsche Koloniale Petroleum Maatschappij) di Kunduran, perbatasan Purwodadi dan Blora.</p>
<p>Di posting selanjutnya, akan saya upload beberapa foto Bledug Kuwu yang sempat saya ambil gambarnya beberapa tahun yang lalu. Stay tune!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/sejarah-keren/foto-bledug-kuwu-dari-jaman-kumpeni.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kartu Pos Dari Seberang</title>
		<link>http://the.sandalian.com/blog-update/kartu-pos-dari-seberang.html</link>
		<comments>http://the.sandalian.com/blog-update/kartu-pos-dari-seberang.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jun 2011 17:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yeni Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://the.sandalian.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[Tentu saja bukan dari seberang sungai, tetapi dari negeri seberang. Nyebrangnya agak jauhan sih, bukan cuma seberang situ Dikirim oleh Momon ketika sedang berada di Amrik. Sedangkan yang di atas dikirim oleh Arya dari Chicago, Amrik juga sih Makasih yaaaaa..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tentu saja bukan dari seberang sungai, tetapi dari negeri seberang. Nyebrangnya agak jauhan sih, bukan cuma seberang situ <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/06/kartu-pos-dc.jpg" alt="Kartu pos dari Amerika" title="kartu-pos-dc" width="600" height="450" class="alignnone size-full wp-image-665" /></p>
<p>Dikirim oleh <a href="http://hermansaksono.com">Momon</a> ketika sedang berada di Amrik.</p>
<p><img src="http://the.sandalian.com/wp-content/uploads/2011/06/kartu-pos-chicago.jpg" alt="kartu pos dari chicago" title="kartu-pos-chicago" width="600" height="450" class="alignnone size-full wp-image-664" /></p>
<p>Sedangkan yang di atas dikirim oleh <a href="http://aryaperdhana.wordpress.com/">Arya</a> dari Chicago, Amrik juga sih <img src='http://the.sandalian.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Makasih yaaaaa..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://the.sandalian.com/blog-update/kartu-pos-dari-seberang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

